Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Tandatangani PKS dengan Kanwil Kemenkum Lampung Dalam Penguatan Ekosistem Kekayaan Intelektual

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia HM. Nasrullah Yusuf menandatangani PKS dengan Kakanwil Kemenkum Lampung Taufiqurrahman  dalam Penguatan Ekosistem Kekayaan Intelektual. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung dalam acara “What’s Up Kemenkum Campus Calls Out ITB: Dari Riset Jadi Aset”, yang berlangsung di kantor Wilayah Kemenkum Lampung, Selasa (12/5/2026).

Penandatangan PKS penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual di lingkungan perguruan tinggi, dilakukan oleh Kakanwil Kemenkum Lampung Taufiqurrahman, dengan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta di Lampung.

Bacaan Lainnya

Penandatangan PKS yang dilakukan oleh Kanwil Kemenkum Lampung dan pimpinan perguruan tinggi ini, dalam rangka pembentukan dan Penguatan Pengelolaan Sentra Kekayaan Intelektual, serta sebagai upaya mendukung penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual di lingkungan perguruan tinggi.

Kakanwil Kemenkum Provinsi Lampung Taufiqurrahman menyampaikan, bahwa penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan perguruan tinggi sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat layanan dan pendampingan Kekayaan Intelektual. Kerja sama tersebut difokuskan pada peningkatan permohonan KI, pendampingan pencatatan KI, serta pengembangan potensi inovasi daerah.

Menurut dia, Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan inovasi dan karya intelektual yang bernilai ekonomi. Melalui kolaborasi ini, Kemenkum memastikan hasil riset tidak berhenti sebagai karya akademik semata, tetapi dapat menjadi aset yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah.

Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia kampus terbaik di Lampung HM. Nasrullah Yusuf, menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya mendorong hilirisasi hasil riset serta penguatan pelindungan Kekayaan Intelektual di lingkungan perguruan tinggi.

Menurut Nasrullah, kegiatan ini juga menjadi wadah penguatan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesadaran pentingnya perlindungan hukum terhadap hasil inovasi dan penelitian.

Universitas Teknokrat Indonesia dengan dosen terbaik, telah menghasilkan berbagai ivonasi dan riset bahkan sebagian sudah mendapat sertifikat hak cipta dari Kementerian Hukum.

Berbagai prestasi dosen dan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam riset dan inovasi sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan ke-4: Pendidikan Berkualitas.

Bagi lulusan SMA/SMK/MA jangan ragu segera mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa secara langsung ke bagian pendaftaran di kampus Universitas Teknokrat Indonesia maupun melalui pendaftaran online pada laman website yang telah disediakan spmb.teknokrat.ac.id. (W9-jm)

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *