Slawi, Warta9 – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melantik 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi jabatan Kepala Puskesmas dan sejumlah jabatan fungsional di empat instansi Pemerintah Kabupaten Tegal, Rabu (02/09/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tegal dan dihadiri jajaran pejabat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tegal.
Ischak menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat struktur organisasi. Ia menegaskan setiap posisi harus diisi oleh aparatur berkompetensi tinggi, profesional, dan berkomitmen kuat terhadap pelayanan masyarakat.
“Saya titip pesan agar para ASN yang dilantik mampu menjadi pemimpin pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Puskesmas tidak hanya hadir saat warga membutuhkan pengobatan, tetapi juga aktif membangun kesadaran hidup sehat, memperkuat upaya pencegahan, serta meningkatkan pelayanan yang ramah, cepat, dan mudah diakses,” kata Ischak.
Pesan tersebut ditujukan khusus kepada tiga PNS yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Puskesmas berdasarkan SK Bupati Tegal Nomor 800.1.3.3-757 Tahun 2026, yaitu untuk:
1. Puskesmas Kaladawa
2. Puskesmas Jatinegara
3. Puskesmas Adiwerna
Kepada Kepala Puskesmas Kaladawa secara khusus, Bupati berpesan agar tetap memberikan pelayanan terbaik di tengah tingginya perhatian publik dan media sosial terhadap puskesmas tersebut.
Pelantikan juga menyasar penguatan kapasitas di tiga instansi lain:
1. BPBD: 5 pejabat dilantik ke dalam Jabatan Fungsional Analis Kebencanaan berdasarkan SK Nomor 800.1.3.3-766 s.d 770 Tahun 2026. Diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan mitigasi bencana.
2. BKPSDM: 3 pegawai dilantik sebagai Analis SDM Aparatur melalui SK Nomor 800.1.3.3-761 dan 800.1.3.3-762 s.d 763 Tahun 2026.
3. Disperkimtan: 2 pegawai dilantik sebagai Penata Kelola Perumahan Ahli Pertama lewat SK Nomor 800.1.3.3-764 s.d 765 Tahun 2026.
Usai membacakan seluruh rincian pelantikan, Bupati mengimbau para pejabat baru untuk tidak bekerja secara parsial. Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja kolaboratif melalui komunikasi, koordinasi, dan sinergi antar-perangkat daerah.
“Sekali lagi saya mengingatkan agar seluruh ASN memegang teguh nilai-nilai BerAKHLAK, dengan menjadikan integritas sebagai landasan, profesionalisme sebagai budaya, inovasi sebagai kebiasaan, dan pelayanan masyarakat sebagai tujuan utama pengabdian,” tegasnya.
Nilai-nilai itulah yang menurut Ischak semestinya menjadi tolok ukur kerja seorang ASN. Ia menutup arahannya dengan menegaskan bahwa keberhasilan tugas aparatur tidak semata diukur dari tuntasnya urusan administratif, melainkan seberapa besar manfaat dan responsivitas kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat Kabupaten Tegal. (W9-Kin)
*





