
Bandarlampung, Warta9.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung melaunching Gerakan Infak Pendidikan. Gerakan ini menjadi yang pertama di Indonesia, dimana gerakan Zakat sampai ke tingkat sekolah.
Kegiatan launching Gerakan Infak Sekolah dilakukan bersamaan dengan Bimbingan Teknis Mekanisme Implementasi SOP BAZNAS yang diikuti seluruh BAZNAS se-Provinsi Provinsi Lampung di Hotel Emersia Bandarlampung, Jumat (13/2/2026).
Launching dilakukan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Dr. M. Firsada, Ketua BAZNAS RI Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, MEc. Ph.D, Ketua BAZNAS Lampung Dr. H. Iskandar Zulkarnain, MH, diikuti anggota Forkopimda dan Kadis Dikbud dan Karo Kesra.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutan yang disampaikan oleh M Firsada menyampaikan, dengan penduduk Lampung mayoritas muslim potensi zakat di Lampung besar. Dengan potensi zakat ratusan miliar, diharapkan dapat digali dengan baik.
Bukan hanya menggali potensi, Gubernur juga menyampaikan apakah sistem BAZNAS sudah cukup kuat untuk mengelola potensi zakat yang cukup besar tersebut.
“Bangun karakter gerasi muda. Kita ingin anak-anak Lampung muncul impati. Jangan dilihat nilainya, tapi dengan kesinambungan terus- menerus akan lebih baik,” ujar Gubernur.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Mirza meminta BAZNAS harus berbasis modern. Dengan harapan zakat akan menjadi instrumen pembangunan daerah.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Prof. Nadratuzzaman Hosen mengataksn, dengan gerakan Infak Pendidikan dan gerakan ini hendaknya berdampak pada pendidikan. Karena dengan pendidikan merubah nasib seorang. Karena itu, masalah pendidikan sangat penting.
“Gerakan ini harus menjadi inspekttum yang lebih luas kedepan. Gerakan BAZNAS dan Disdikbud ini sangat strategis. Seharusnya kita semua mendukung gerakan ini untuk meningkat pendidikan anak bangsa,” ujar Prof. Nadratuzzaman.
Sedangkan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain menyampaikan, kegiatan launching ini hasil dari urun rembuk BAZNAS dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai Amirul mukminin. Dalam waktu singkat bisa dilakukan sehingga harapan kepala sekolah dan guru di Lampung bisa melakukan gerakan infak pendidikan.
“Kita berharap gerakan ini menjadi amal ibadah bapak, ibu semua. Dengan gerakan ini dapat meneladani sifat Rasullah SAW dan sahabat Nabi,” ujar Iskandar.
Lebih lanjut Iskandar menyampaikan pesan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal agar distribusi Baznas betul-betul tepat sasaran. Sehingga dengan adanya BAZNAS bisa berdampak peningkatkan SDM dan IPM di Lampung.
Gerakan Infak Pendidikan Baznas Lampung menjadi yang pertama di Indonesia. Karena itu, Iskandar mengucapkan terimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dan jajarannya sehingga gerakan ini terlaksana. (W9-jm)

*





