Tarawih Malam Pertama di Kampus Universitas Teknokrat Diikuti Rektor Nasrullah Yusuf

Bandarlampung, Warta9.com – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kampus terbaik di Lampung, mengadakan tarawih perdana 1447 Hijriah di Masjid Asmaul Yusuf kampus setempat.

Tarawih diikuti Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf, SE, MBA, Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat Hj. Hernaini, SS., M.Pd, dosen, karyawan, dan mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Sebelum dilaksanakan Shalat Tarawih, mahasiswa Informatika, Atri Wiraguna menyampaikan kultum. Dalam tausiyahnya, Atri mengatakan, Ramadhan tahun ini tidak boleh hanya akan menjadi rutinitas. Akan tetapi, menjadi titik balik untuk menjadi lebih baik.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 183: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Tujuan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi membentuk takwa. Takwa berarti kesadaran penuh bahwa Allah selalu mengawasi.

Jika di siang hari kita mampu menahan diri dari yang halal karena Allah, maka seharusnya kita lebih mampu meninggalkan yang haram karena Allah.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim: “Barang siapa melaksanakan qiyam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Ini adalah tawaran luar biasa. Namun perlu kita renungkan, apakah kita salat tarawih hanya karena tradisi atau benar-benar karena iman dan berharap pahala Ramadhan adalah madrasah jiwa.

Karena itu, di bulan ini kita melatih disiplin waktu, melatih pengendalian diri, memperbanyak tilawah Al Quran danmemperbaiki hubungan dengan sesama.

Maka sejak malam pertama ini, mari kita pasang niat yang jelas. Jangan tunggu malam ke-27 untuk serius. Jangan tunggu semangat turun baru memperbaiki diri. Justru awal inilah fondasinya.

Oleh karena itu, perlunya kita membuat target: Khatam Al Quran, memperbaiki Shalat, meninggalkan satu kebiasaan buruk dan memperbanyak sedekah.

“Karena Ramadhan tidak pernah gagal mengangkat derajat seseorang. Yang gagal adalah kita yang tidak sungguh-sungguh memanfaatkannya.”

Akhirnya, mari kita berdoa agar Allah menerima ibadah kita malam ini, menguatkan langkah kita hingga akhir Ramadhan, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang bertakwa. (W9-jm)

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *