Yaqut Cholil Qaumas Ditahan, Massa Banser Demo KPK

Mantan Kemenag Yaqut Cholil Qaumas ditahan KPK. (foto : ist)

Jakarta, Warta9.com – Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan pada Kamis (12/3/2026) sore saat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas, diperiksa KPK.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa tiba menggunakan tujuh unit bus serta sejumlah sepeda motor dan mobil komando

Bacaan Lainnya

Mayoritas anggota Banser mengenakan seragam loreng khas organisasi tersebut dan berkumpul di depan gedung KPK sambil menyuarakan protes terhadap pemeriksaan terhadap tokoh yang mereka kenal sebagai Gus Yaqut.

Gerbang KPK Digoyang-goyang
Situasi sempat memanas ketika beberapa anggota Banser berusaha merangsek mendekati pagar pembatas.

Mereka terlihat mencoba menarik kawat berduri yang dipasang petugas keamanan di depan gedung KPK. Semakin sore masa merengsek masuk dan menggoyang-goyang gerbang KPK.

Aksi tersebut diiringi orasi dari atas mobil komando yang menegaskan solidaritas terhadap Yaqut.

Salah seorang anggota Banser dalam orasinya menyampaikan bahwa mereka datang untuk mengawal tokoh yang selama ini mereka anggap sebagai penasihat dan pemimpin organisasi. “Kalau sahabat Yaqut disakiti, maka mendidih darah kami. Kita tidak pernah takut,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

Mereka juga menyampaikan peringatan kepada lembaga antirasuah agar menjalankan proses hukum secara adil. “Kita mengawal saudara kita, penasihat kita. Kalau tidak ada keadilan, kami bisa datang dengan massa yang lebih besar,” ujar orator tersebut.

Yaqut Ditahan
Mantan Menteri Agama sekaligus tersangka kasus kuota haji Yaqut Cholil Qoumas resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis petang.

Saat menuju mobil tahanan, Yaqut mengaku tidak menerima uang dari kasus kuota haji, dan menyatakan hanya mementingkan keselamatan jemaah haji.

“Saya tidak pernah menerima sepeser pun dari kasus yang dituduhkan kepada saya, dan saya lakukan semua kebijakan ini semata-mata untuk keselamatan jemaah. Itu yang bisa saya sampaikan,” ujar Yaqut. (W9-jm)

 

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *