Kotabumi, Warta9.com – Pemkan Lampung Utara terus mendorong percepatan digitalisasi koperasi desa dan kelurahan melalui penerapan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (SIMKOPDES). Aplikasi ini menjadi platform digital terintegrasi untuk mengelola dan memonitor operasional koperasi secara modern dan transparan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Lampung Utara, Mikael Saragih, diruang kerjanya, Jum’at (20/2/2026).
Menurut Mikael, seluruh Koperasi Merah Putih (KMP) di Lampung Utara yang berjumlah 247 unit kini telah memiliki dan menggunakan aplikasi SIMKOPDES. Langkah ini dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun tata kelola koperasi yang profesional dan berbasis teknologi.
“Simkopdes hadir dengan berbagai fitur utama yang mendukung operasional koperasi. Dalam manajemen operasional, aplikasi ini memungkinkan pencatatan transaksi, pengelolaan aset serta pendataan pengurus dan anggota secara digital,” kata Saragih.
Selain itu, Simkopdes juga menyediakan layanan digital seperti tabungan, pinjaman, pembayaran tagihan (PPOB), hingga akses layanan e-banking.
Dari sisi integrasi data, Simkopdes terhubung langsung dengan sistem Kementerian Koperasi untuk memudahkan pengajuan Nomor Pokok Perusahaan (NPP), Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pengunduhan proposal bisnis koperasi.
Untuk anggota koperasi, tersedia aplikasi KDMP Mobile yang memungkinkan mereka memantau status keanggotaan, laporan keuangan, serta mengikuti berbagai pelatihan. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif anggota dalam pengembangan koperasi.
Mikael menegaskan bahwa digitalisasi melalui Simkopdes bertujuan menciptakan koperasi desa dan kelurahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berdaya saing di era digital.
“Aplikasi ini dapat diakses melalui komputer maupun telepon genggam, sehingga mempermudah pengurus dalam memantau perkembangan dan mengatasi kendala yang dihadapi koperasi,” ujarnya.
Dengan penerapan Simkopdes secara menyeluruh, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara optimistis koperasi desa dan kelurahan akan tumbuh menjadi pilar penggerak ekonomi masyarakat yang kuat dan berkelanjutan. (Rozi)

*




