Kotabumi, Warta9.com – Pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati saat melintasi pintu lintasan kereta api di Jalan Ahmad Akuan, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Kondisi rel tinggi dan batu berserakan menyebabkan frekuensi kecelakaan terjadi.
Pantauan dilokasi, kecelakaan terjadi akibat rel perlintasan tidak di aspal hanya disiram batu, sehingga tidak menyesuaikan ketinggian rel kereta. Akibatnya, banyak kendaraan roda dua tersangkut hingga terperosok jatuh.
Mereka (pengendara) tersangkut dan tergusur akibat batu yang berserakan diantara kedua rel kereta api tersebut. Terlebih saat hujan tiba, kondisi rel yang licin membuat pengguna jalan terpaksa memperlambat laju kendaraannya.
Nanda, seorang pengguna jalan yang pernah tergelincir dilokasi tersebut berharap agar perlintasan kereta api itu cepat diperbaiki. Dia mengaku lokasi tersebut sangat berbahaya saat dilintasi terutama kendaraan roda dua yang rawan terperosok akibat tersangkut rel.
“Saya sudah sering tergusur saat melintasi rel perlintasan kereta api, ini akibat kondisi rel yang tidak di aspal dan hanya di siram batu. Sehingga pengendara khusunya roda dua banyak yang tersangkut dan tergusur,” kata Nanda, Minggu, 22 Februari 2026.
Menurut dia, jika pihak terkait tidak segera mengaspal perlintasan rel kereta api untuk menyesuaikan ketinggian rel, maka frekuensi kecelakaan akan terus meningkat.
Dia berharap, perbaikan infrastruktur jalan tersebut menjadi prioritas PT. KAI dan pihak yang menaungi jalan tersebut.
“Harusnya segera di aspal, dan aspal harus lebih atau rata dengan rel. Relnya saat ini terlalu tinggi, kalau kondisi hujan pasti licin. Tentu kondisi ini sangat berbahaya bagi pengguna sepeda motor,” harap dia. (Jon/rozi)

*




