
Bandarlampung, Warta9.com – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas), melantik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Lampung periode 2024-2029 sekaligus membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Ballroom Novotel Bandarlampung, Sabtu (2/5/2026).
Pelantikan pengurus DPW PAN Lampung dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, jajaran pengurus DPW dan DPD, kader hingga tingkat ranting, serta anggota DPR RI dan DPRD dari PAN se-Lampung.
Zulkifli Hasan melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus DPW dan DPD PAN se-Lampung untuk masa bakti 2024–2029.
Dalam sambutannya, Zulhas juga Menko Pangan ini menegaskan komitmen PAN dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. “PAN sudah tiga kali mendukung Pak Prabowo hingga menang. Ini bentuk komitmen dan kesetiaan terhadap cita-cita yang sama,” ujar Zulhas putra Lampung ini.
Zulhas menekankan pentingnya kemandirian pangan melalui penguatan sektor pertanian, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, serta pengurangan ketergantungan terhadap impor.
“Selama 30 tahun kita bergantung pada impor, rakyat tidak sejahtera. Petani kita banyak yang berubah menjadi buruh tani karena kehilangan lahan,” katanya.
Ia juga menyoroti langkah konkret yang harus dilakukan, seperti memastikan distribusi pupuk berjalan lancar, menjaga stabilitas harga gabah, memperbaiki irigasi, serta mendorong pembangunan ekonomi desa.
Target 3 Besar
Zulhas turut mengapresiasi soliditas kader PAN Lampung yang dinilai mampu menyelenggarakan pelantikan dengan antusiasme tinggi. “Saya bangga dengan PAN Lampung. Ini pelantikan DPW paling ramai. Terima kasih atas dedikasi seluruh kader,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan kader untuk tidak hanya mengandalkan doa, tetapi juga strategi dan kerja nyata. Zulhas menargetkan pada Pemilu mendatang PAN masuk tiga besar. “Doa itu penting, tapi bukan strategi. Kita harus punya siasat, kerja keras, dan ikhtiar. Insya Allah PAN bisa masuk tiga besar,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa berbagai persoalan di daerah, mulai dari harga komoditas hingga infrastruktur, tidak lepas dari keputusan politik.
Ia menyebut kebijakan pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto telah memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di Lampung, termasuk kenaikan harga gabah dan komoditas seperti jagung dan singkong. “Ini karena keberpihakan kebijakan. Ketika impor dikendalikan dan harga dijaga, petani kita merasakan dampaknya. Ekonomi desa pun ikut tumbuh,” kata dia.
Gubernur juga mengajak seluruh kader PAN untuk berperan aktif mengawal dan menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan di desa.
Ia optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan partai politik, Lampung dapat terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor pertanian, serta mengembangkan pariwisata ke depan. (W9-jm)

*





