
Bandarlampung, Warta9.com – Komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi kembali ditunjukkan oleh dosen terbaik Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Kampus terbaik di Lampung, Elka Pranita, S.Pd., MT., melalui perannya sebagai asesor eksternal dalam kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 9 April 2026 di SMKN 2 Bandarlampung, khususnya pada kompetensi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik.
Dalam kegiatan tersebut, Elka Pranita bertugas sebagai penguji eksternal yang melakukan penilaian terhadap capaian kompetensi siswa secara objektif, terukur, dan sesuai dengan standar dunia usaha dan dunia industri. Peran asesor eksternal ini menjadi sangat penting dalam memastikan bahwa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki kompetensi yang relevan serta siap menghadapi tantangan di dunia kerja.
Keterlibatan dosen dalam UKK ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama strategis antara perguruan tinggi dan SMK dalam rangka memperkuat konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri. Kolaborasi ini tidak hanya menjadi wadah berbagi keilmuan dan pengalaman, tetapi juga menjadi sarana evaluasi bersama terhadap kualitas pembelajaran yang telah dilaksanakan di tingkat pendidikan vokasi.
Selain itu, keikutsertaan Elka Pranita sebagai asesor eksternal juga berkontribusi langsung terhadap pencapaian beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Tidak hanya mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, kegiatan ini juga sejalan dengan:
SDG 8, melalui upaya mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja sehingga mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja.
SDG 9, dengan mendorong penguatan kompetensi teknis di bidang ketenagalistrikan yang mendukung perkembangan industri dan infrastruktur.
SDG 17, sebagai wujud nyata kemitraan antara institusi pendidikan dalam mencapai tujuan pembangunan bersama.
Selama pelaksanaan UKK, asesor tidak hanya melakukan penilaian akhir, tetapi juga memberikan masukan konstruktif terhadap proses praktik siswa, metode pembelajaran, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Hal ini menjadi nilai tambah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di SMK, khususnya pada bidang teknik elektro.
Pihak sekolah menyambut baik kehadiran asesor eksternal dari perguruan tinggi, karena dinilai mampu memberikan perspektif baru serta standar penilaian yang lebih komprehensif.
Sementara itu, bagi Elka Pranita, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan UKK yang berlangsung selama sembilan hari ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari para siswa.
Diharapkan melalui kegiatan ini, lulusan SMK tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan profesionalisme yang tinggi dalam memasuki dunia kerja. Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi dan SMK diharapkan terus diperkuat guna menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri serta pembangunan berkelanjutan.
Bagi siswa SMA/SMK/MA yang telah lulus mari kuliah di tempat yang bermutu akreditasi unggul dan baik sekali di Universitas Teknokrat Indonesia, daftar online spmb.teknokrat.ac.id dan datang langsung ke kampus. (W9-jm)

*





