Perangi Kemiskinan, Pemkab Tubaba Perkuat Sinkronisasi Program Bersama Pemprov Lampung

TULANG BAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memperkuat komitmen dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui penguatan koordinasi lintas sektor bersama Pemerintah Provinsi Lampung.

Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) se-Provinsi Lampung Tahun 2026 di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Kamis (9/7/2026).

Bacaan Lainnya

Nadirsyah hadir didampingi Kepala Bapperida, Kepala Dinas Sosial serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Tubaba.

Rakor tersebut menjadi forum untuk menyatukan langkah pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menyusun strategi pengentasan kemiskinan yang lebih terarah, terukur dan sesuai kondisi masyarakat di masing-masing daerah.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dalam arahannya meminta seluruh jajaran TKPKD memperkuat kerja sama lintas sektor, sekaligus memastikan program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Jihan, persoalan kemiskinan tidak dapat ditangani hanya oleh satu sektor. Diperlukan keterpaduan program, kualitas data yang akurat serta koordinasi yang konsisten antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Ia menyebut terdapat tiga strategi utama dalam percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem, yakni meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi beban pengeluaran serta mengurangi kantong-kantong kemiskinan.

Ketiga strategi tersebut, kata dia, harus diterapkan melalui pendekatan konvergensi dan sinergi agar program pemerintah tidak berjalan sendiri-sendiri maupun menyasar kelompok yang sama secara tidak terkoordinasi.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam rakor tersebut adalah pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan.

Data yang akurat dinilai penting untuk memastikan bantuan dan intervensi pemerintah diberikan kepada kelompok masyarakat yang tepat sekaligus menghindari tumpang tindih program.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memperkuat koordinasi dengan Pemprov Lampung dalam menekan angka kemiskinan.

Menurutnya, sinkronisasi kebijakan dan program antartingkatan pemerintahan menjadi bagian penting agar setiap intervensi yang dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kita terus berkomitmen mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung dalam percepatan penanggulangan kemiskinan. Koordinasi dan sinkronisasi program menjadi kunci agar upaya yang dilakukan lebih efektif,” ujar Nadirsyah.

Ia menambahkan, hasil pembahasan dalam rakor tersebut akan menjadi bahan bagi Pemkab Tubaba dalam mengevaluasi sekaligus menyempurnakan berbagai program penanggulangan kemiskinan di daerah.

Pemkab Tubaba juga akan terus mendorong keterlibatan berbagai pemangku kepentingan agar program pengentasan kemiskinan tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan, membuka peluang usaha dan memperkuat kemandirian masyarakat. (***)

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *