TULANG BAWANG BARAT – Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Berdasarkan pendataan hewan kurban di seluruh wilayah, nilai perputaran ekonomi dari penjualan hewan kurban diperkirakan mencapai Rp28,6 miliar, Kamis (9/7/2026).
Data tersebut mencatat sebanyak 4.487 ekor kambing, 744 ekor sapi, 13 ekor kerbau, dan 1 ekor domba yang akan disembelih di 103 tiyuh dan kelurahan yang tersebar di sembilan kecamatan.
Tiga kecamatan mencatat nilai perputaran ekonomi terbesar, yakni Tulang Bawang Tengah sekitar Rp8,07 miliar, Tumijajar Rp5,04 miliar, dan Tulang Bawang Udik Rp3,72 miliar.
Tingginya aktivitas kurban tidak hanya mencerminkan kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat, tetapi juga memberikan dampak terhadap sektor peternakan dan perdagangan hewan ternak lokal.
Sejumlah wilayah bahkan mencatat perputaran ekonomi mendekati Rp1 miliar. Kelurahan Mulyo Asri tercatat sekitar Rp895 juta, Tiyuh Kibang Budi Jaya Rp886 juta, dan Tiyuh Pulung Kencana sekitar Rp850 juta.
Pemerintah Kabupaten Tubaba menilai momentum Iduladha menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya bagi masyarakat yang bergerak di sektor peternakan.
Aktivitas tersebut juga sejalan dengan program Tubaba Q Berdaya, yang memberikan fasilitasi pembiayaan usaha melalui KUR Super Mikro dan Mikro, termasuk untuk mendukung pengembangan sektor peternakan.
Dengan tingginya aktivitas ekonomi selama Iduladha, Pemkab Tubaba berharap sektor peternakan lokal semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. (***)
*




