
Bandarlampung, Warta9.com — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Kampus terbaik di Lampung, terus mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan bagi mahasiswanya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui acara Young Entrepreneurs Talkshow bertema Innovate. Collaborate. Grow, yang digelar Auditorium Universitas Teknokrat Indonesia, Rabu, 19 Agustus 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Center of Excellence (CoE) UTI LEAD (Leadership in Enterprise and Digitalization) Center dengan menghadirkan sejumlah praktisi dan pelaku usaha muda sebagai narasumber yakni; Muhamad Fadel SH, Owner Daja; Dea Adelia, Owner Kisara Jahit; Randy Erviandi Ketua Umum HIPMI PT Teknokrat; serta Monica Septiani, MBA, dosen Fakultas Ekomoni & Bisnis Teknokrat dan Praktisi.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Teknokrat Indonesia Dr. Ryan Randy Suryono, S.Kom.
Dalam kegiatan tersebut, para narasumber berbagi pengalaman dan perspektif mengenai proses memulai usaha, membaca peluang, menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan bisnis, hingga pentingnya membangun jejaring dan kolaborasi.
Mahasiswa diajak untuk tidak hanya memiliki ide bisnis, tetapi juga berani mengubah ide tersebut menjadi aksi nyata. Lingkungan kampus juga didorong menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mencoba, mengembangkan, dan menguji ide bisnis sekaligus membangun pengalaman kewirausahaan sejak dini.
Mengusung tema “Innovate. Collaborate. Grow” talkshow ini menekankan pentingnya kemampuan generasi muda untuk terus berinovasi, membangun kolaborasi, dan beradaptasi dengan ,perubahan. Dalam dunia usaha, ide menjadi titik awal, namun keberanian untuk memulai dan kemampuan membangun jejaring menjadi bagian penting dalam proses mengembangkan bisnis.
Selain talkshow, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Universitas Teknokrat Indonesia dengan komunitas dan organisasi pengusaha. Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Teknokrat Indonesia dengan Komunitas Pengusaha Tangan di Atas (TDA) Lampung.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah dalam memperluas sinergi di bidang kewirausahaan, khususnya dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa, penguatan jejaring bisnis, serta membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pelaku usaha.
Selain MoU, turut dilakukan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) bersama HIPMI Lampung dan Komunitas Pengusaha Tangan di Atas (TDA) Lampung. IA tersebut menjadi bagian dari penguatan implementasi kerja sama melalui berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan kewirausahaan, jejaring bisnis, dan peningkatan kapasitas generasi muda.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM, mengatakan bahwa mahasiswa tidak hanya perlu dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga perlu memiliki keberanian untuk menciptakan peluang.
Melalui Young Entrepreneurs Talkshow, penandatanganan MoU dengan Komunitas Pengusaha Tangan di Atas (TDA) Lampung, serta Implementation Arrangement (IA) bersama HIPMI Lampung dan Komunitas TDA Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat ekosistem kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang berani mengubah ide menjadi usaha, membangun jejaring dan kolaborasi, serta tumbuh menjadi generasi muda yang inovatif, adaptif, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. (W9-jm)
*





