Rizki Yuliandra, Doktor Kedua Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia

Rizki Yuliandra, telah menyelesaikan doktornya di Universitas Negeri Jakarta. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kampus terbaik di Lampung, kini memiliki dua dosen lulusan doktor jenjang pendidikan S3.

Rizki Yuliandra, dosen olahraga UTI belum lama ini telah menyelesaikan studinya di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dalam ujian terbuka yang dilaksanakan pada 19 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Rizki dalam sidang tersebut, mempertahankan disertasi berjudul ” Model Latihan Keterampilan Dribble Bola Basket Anak Usia 10-12 Tahun”.

Disertasi ini merupakan hasil dari riset lapangan yang dilakukan secara komprehensif menunjukkan urgensi pentingnya Latihan Keterampilan Dribble Bola Basket Anak.

Mahasiswa UNJ Prodi Pendidikan Jasmani Angkatan 2021 ini dinyatakan lulus oleh Tim Penguji terdiri;
Ketua Penguji Prof. Dr. Dedi Purwana, E.S, M.Bus, Sekretaris Prof. Dr. Widiastuti, M.Pd, Penguji : 1. Prof. Dr. Nofi Marlina Siregar, M.Pd, 2. Dr. Eka Fitri Novita Sari, M.Pd, 3. Dr. Agus Supriyanto, S.Pd, M.Si, dengan Promotor l Dr. Fahmy Fachrezzy, M.Pd dan co promotor Aan Wasan, MSi, PhD.

Dengan demikian maka Universitas Teknokrat Indonesia sekarang mempunyai dua doktor bidang olahraga yaitu; Dr. Aditya Gumantan dan Dr. Rizki Yuliandra.

Menurut Rizki, menguasai suatu keterampilan cabang olahraga sangat berperan penting dalam menentukan prestasi. Dalam cabang olahraga bola basket terdapat beberapa keterampilan yang wajib dikuasai oleh seorang pemain basket. Salah satu keterampilan tersebut adalah dribble, yaitu memantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Keterampilan ini wajib dikuasai karena dribble merupakan cara untuk pemain yang memegang bola dapat berpindah tempat dan dribble juga merupakan cara untuk menyerang ke daerah lawan dan mendapatkan poin bagi tim.

Pengamatan keterampilan dribble bola basket dilakukan pada kompetisi bola basket yang ada di Provinsi Lampung pada kelompok umur 12 tahun.

Rizki menyampaikan, hasil pengamatan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan dribble anak usia 10-12 tahun masih kurang baik. Hal ini diperlihatkan dengan anak-anak yang melakukan dribble pada saat pertandingan masih sering terlepas atau terlihat kurang baik.

Menurut Rizki, penerapan teknologi di cabang olahraga bola basket juga bisa diterapkan. Tidak hanya penggunaan dalam perangkat pertandingan, tetapi bisa juga di terapkan dalam pemberian materi latihan. Penerapan tersebut bisa berupa memanfaatkan teknologi scan barcode dalam pemberian contoh model-model latihan sehingga model atihan dapat divisualisasikan melalui video.

Rizki menjelaskan, penelitian ini bertujuan untuk membuat model latihan keterampilan dribble bola basket untuk anak usia 10-12 tahun. Untuk menganalisis kelayakan model model latihan keterampilan dribble bola basket untuk anak usia 10-12 tahun. Untuk mengkaji efektivitas model latihan keterampilan dribble bola basket untuk anak usia 10-12 tahun dalam meningkatkan kemampuan dribble bola basket.

Dengan harapan penelitian akan menghasilkan produk model latihan keterampilan dribble bola basket untuk anak usia 10-12 tahun. Model yang dihasilkan, nantinya bisa membantu meningkatkan kemampuan keterampilan dribble bola basket anak usia 10-12 tahun. Model yang dihasilkan diharapkan bisa memberi solusi alternatif bagi pelatih untuk meningkatkan kemampuan keterampilan dribble bola basket.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, mengucapkan syukur dan memberikan pesan agar ilmu yang ada menjadi berkah bisa diamalkan untuk membangun pendidikan anak-anak menuju Indonesia Emas.

Nasrullah mendorong lebih banyak dosen untuk menempuh studi lanjut guna memperkuat posisi kampus sebagai Kampus Universitas Teknokrat Indonesia terbaik di Asia Tenggara dalam bidang pendidikan dan riset teknologi. Selain melanjutkan doktor di dalam negeri, sejumlah dosen UTI juga sedang menempuh pendidikan S3 di luar negeri. (W9-jm)

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *