Bank Lampung Sehat, Pertumbuhan Kredit 9,89 Persen

Direktur Utama Bank Lampung Indra, dalam ekspose kinerja semester 1 Bank Lampung. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.comBank Lampung mencatat pertumbuhan kredit sebesar 9,89 persen secara tahunan (year on year/yoy) hingga Semester I 2026.

Di saat yang sama, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 11,36 persen, total aset tumbuh 6,38 persen, sementara rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terjaga di level 2,86 persen, menunjukkan kinerja perbankan yang tetap sehat.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, beberapa waktu lalu. Indra Merviana mengatakan, penyaluran kredit Bank Lampung hingga Juni 2026 tumbuh 9,89 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan kredit produktif yang naik 10,34 persen, lebih tinggi dibanding kredit konsumtif yang tumbuh 8,60 persen.

“Kami terus mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak ekonomi daerah agar mampu memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi Lampung,” ujar Indra Merviana dalam paparan kinerja Semester I 2026 pada kegiatan Update Kinerja Industri Jasa Keuangan Provinsi Lampung di Hotel Azana, 10 Juli 2026.

Indra Merviana menjelaskan, lima sektor ekonomi yang menjadi fokus pembiayaan Bank Lampung meliputi pertanian, kehutanan dan perikanan, perdagangan, aktivitas keuangan, industri pengolahan, serta konstruksi.

Hingga Juni 2026, outstanding kredit UMKM telah mencapai Rp1,09 triliun, kredit korporasi Rp957 miliar, sedangkan outstanding Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp918 miliar.

Di sisi kualitas aset, Bank Lampung berhasil menjaga rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) sebesar 2,86 persen.

Angka tersebut masih jauh di bawah ambang batas maksimal 5 persen yang ditetapkan regulator sehingga mencerminkan kualitas pembiayaan yang tetap sehat. (W9-jm).

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *