
Bandarlampung, Warta9.com – Kegiatan Leadership Education Program (LEP) 2026 yang dilaksanakan Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Kampus terbaik di Lampung, tidak sekadar menggodok tentang teori leadership, tapi mahasiswa yang menjadi peserta juga digembleng pendidikan moral spiritual.
Pendidikan kepemimpinan yang berlangsung tiga hari itu, peserta LEP sekitar 400 mahasiswa diasramakan. Bagi yang beragama Islam peserta diwajibkan untuk mengikuti Shalat Subuh berjamaah di Masjid Asmaul Yusuf kampus setempat.
Peserta mendapat siraman rohani usai shalat subuh. Shalat Subuh berjamaah diimami oleh mahasiswa Alfa Mahmud Khair dan kultum Alfi Azaria Roja.
Program LEP UTI digelar dalam rangka mencetak calon pemimpin bangsa untuk meraih Indonesia Emas 2045, yang mengusung tema “Empowering Future Leaders with Adaptive, Collaborative, and Impactful Mindsets.”
Dalam kultumnya, Alfi Azaria Roja mengangkat tema soal waktu. Menurut dia, waktu adalah nikmat dari Allah SWT yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Seorang muslim hendaknya menggunakan waktu untuk beribadah, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan berzikir, serta melakukan hal-hal positif seperti belajar, bekerja, dan membantu sesama. Dengan memanfaatkan waktu secara baik, kita akan memperoleh pahala, menjadi pribadi yang lebih bermanfaat, dan terhindar dari hal-hal yang sia-sia.
Leadership Education Program 2026 dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, SE., MBA., yang diwakili oleh Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Dr. Yanuar Irawan, SE., MM, bersama Prof. Dr. Kim Soo Il dari Busan Indonesia Center, Korea Selatan.
Pembukaan ini yang melibatkan tokoh dari dalam dan luar negeri tersebut mencerminkan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam menghadirkan pendidikan kepemimpinan berstandar global.
Kepada lulusan SMA, SMK, MA, daftarkan diri anda untuk melanjutkan kuliah S1 di Universitas Teknokrat Indonesia dan lulusan sarjana S1 bisa melanjutkan kuliah Program Magister dengan mengakses spmb.teknokrat.ac.id. (W9-jm)
*





