Kotabumi, Warta9.com – Ribuan anak muda memadati Stadion Sukung Kotabumi pada Sabtu malam (20/6/2026) dalam gelaran konser The Bull Motion Unity Fest 2026. Suasana malam minggu di ibu kota Kabupaten Lampung Utara itu berubah menjadi lautan penonton yang larut dalam musik, sorak sorai, dan pesta cahaya hingga larut malam.
Sejak sore hari, kawasan stadion sudah dipenuhi remaja dan anak muda dari berbagai daerah. Tak hanya dari wilayah Kotabumi dan sekitarnya, penonton juga datang dari luar daerah seperti Tulang Bawang Barat, Way Kanan, hingga Lampung Barat demi menyaksikan festival musik yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial tersebut.
Hampir seluruh area lapangan stadion dipadati penonton dari kalangan Gen Z hingga Gen Alfa. Mereka tampak antusias menikmati rangkaian penampilan musisi yang hadir dalam tur festival musik dan lifestyle terbesar di Sumatera itu.
Untuk dapat menikmati konser, penonton diwajibkan membeli rokok Bull Motion yang menjadi sponsor utama acara. Satu bungkus rokok dijual dengan harga Rp35 ribu dan sekaligus menjadi tiket masuk konser. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme ribuan pengunjung yang rela antre demi bisa masuk ke area pertunjukan.
The Bull Motion Unity Fest sendiri merupakan festival musik touring yang menghadirkan sederet musisi populer tanah air. Dalam rangkaian tur tahun 2026, festival ini menghadirkan nama-nama seperti For Revenge, Feel Koplo, dan Dongker di sejumlah kota di Pulau Sumatera.
Suasana konser dibuat panas sejak penampilan band pembuka Dongker yang langsung membakar semangat penonton lewat lagu-lagu enerjik mereka. Setelah itu, Feel Koplo sukses membuat ribuan penonton berjoget bersama lewat musik khas yang memadukan nuansa koplo modern dan remix yang sedang digandrungi anak muda.
Namun suasana berubah menjadi penuh emosi ketika For Revenge naik ke atas panggung. Band emo asal Bandung tersebut sukses membuat penonton bernyanyi bersama dalam balutan lagu-lagu galau andalan mereka. Ribuan lampu ponsel menyala saat lagu-lagu hits dibawakan, menciptakan suasana haru di tengah malam minggu yang meriah.
“Ada yang sembuh dengan waktu dan ada yang sembuh dengan yang baru,” celetuk salah satu penonton yang langsung disambut sorakan penonton lain ketika lagu galau mulai dimainkan.
Aulia, salah seorang penonton asal Lampung Barat, mengaku sengaja datang bersama rombongan temannya untuk menikmati konser tersebut. Momen libur sekolah dimanfaatkan mereka untuk berkumpul sekaligus menikmati hiburan musik yang jarang hadir di daerah.
“Bertepatan dengan libur sekolah, jadi momen ini bisa dinikmati untuk mengisi liburan,” kata Aulia di sela konser.
Ia mengaku mengetahui informasi konser melalui media sosial. Setelah melihat pengumuman line up artis yang tampil, dirinya bersama teman-temannya langsung berburu tiket agar tidak kehabisan.
Hal serupa disampaikan Resti, warga Kotabumi, yang mengaku sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari untuk menikmati konser tersebut. Menurutnya, kehadiran festival musik berskala besar di Lampung Utara menjadi hiburan tersendiri bagi anak muda daerah.
Meski dipenuhi ribuan penonton yang berjoget, berjingkrak, dan bernyanyi bersama, konser berlangsung aman dan kondusif hingga acara selesai. Penonton tampak menikmati pertunjukan dengan tertib tanpa gangguan berarti.
Kondisi itu menunjukkan semakin dewasanya masyarakat Lampung Utara dalam menikmati hiburan musik dan konser modern. Antusiasme tinggi penonton yang datang dari berbagai daerah juga menjadi bukti bahwa konser musik masih menjadi magnet besar bagi kalangan muda.
Melihat membludaknya jumlah penonton, panitia diperkirakan meraup keuntungan besar dari penjualan tiket masuk berupa produk rokok Bull Motion yang dibanderol Rp35 ribu per bungkus. (Rozi)

*





