Gandeng BSI, Pemkab Tubaba Luncurkan KUR Super Mikro dan KUR Mikro Senilai Rp50 Miliar

TUBABA – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Pemkab Tubaba) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Area Bandar Lampung sekaligus peluncuran Program Tubaba-Q Berdaya KUR Super Mikro dan KUR Mikro di Ruang Rapat Bupati, Kamis (9/7/2026).

Bacaan Lainnya

​Acara strategis tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama jajaran manajemen BSI, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat se-Kabupaten Tubaba.

​Melalui program ini, Pemkab Tubaba menargetkan penyaluran permodalan hingga Rp500 juta per tiyuh/desa. Dengan total 103 tiyuh/desa yang ada di Tubaba, skema pembiayaan ini berpotensi menggerakkan perputaran modal usaha hingga lebih dari Rp50 miliar di tengah masyarakat.

​”Melalui fasilitasi KUR Super Mikro dan KUR Mikro ini, kita ingin melahirkan pengusaha dan wirausahawan baru di Tubaba,” tegas Bupati Novriwan Jaya saat memberikan arahan.

​Dukungan penuh juga disampaikan oleh Area Manager BSI Bandar Lampung, Lutvy Indaka. Ia menyatakan kesiapan BSI untuk mengawal kesuksesan program permodalan tersebut, termasuk memperkuat literasi keuangan syariah hingga ke kawasan pasar tradisional dan pemukiman warga.

Selain KUR, BSI juga akan menyinergikan layanan perbankan emas (Bullion Bank) serta program perencanaan ibadah haji bagi warga Tubaba.

​Di samping sektor ekonomi, Pemkab Tubaba di bawah kepemimpinan Bupati Novriwan Jaya terus memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui tiga pilar utama.

​Kesehatan: Optimalisasi pelayanan masyarakat melalui program Tubaba Q Sehat.
​Pendidikan: Perluasan kerja sama dan program beasiswa bersama sejumlah perguruan tinggi.
​Olahraga: Pengembangan Kelas Khusus Olahraga dan pelaksanaan kompetisi sepak bola U-17 untuk menjaring bibit atlet berprestasi.

​Sinergi antara penguatan permodalan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan pembangunan SDM terpadu ini diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan warga, serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tubaba secara berkelanjutan. (**)

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *