21 Produk Inovasi Universitas Teknokrat Lolos Seleksi KSTI 2026 di ITS

Rektor UTI Prof. Dr. HM. Nasrullah Yusuf saat meninjau hasil inovasi mahasiswa Teknokrat. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com — Kabar membanggakan datang dari Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). Sebanyak 21 produk inovasi karya sivitas akademika UTI berhasil lolos seleksi dan kurasi Pameran Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026. Ajang bergengsi tersebut akan digelar pada 10–13 November 2026 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Jawa Timur.

Prestasi ini menempatkan UTI sejajar dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang turut ambil bagian dalam KSTI 2026. Sebagai kampus swasta yang berbasis di Bandar Lampung, keberhasilan meloloskan 21 karya sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga besar UTI, tetapi juga bagi masyarakat Lampung dan Sumatra.

Bacaan Lainnya

Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). KSTI pertama digelar di Institut Teknologi Bandung pada 7–9 Agustus 2025 dengan tema “Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi Melalui Penguasaan Sains dan Teknologi” dan dihadiri sekitar 3.000 peserta, mulai dari peneliti terbaik Indonesia, rektor, CEO BUMN, pengambil kebijakan, hingga diaspora.

Pada 2026, rangkaian KSTI dibuka dengan Sarasehan Kebangsaan yang diresmikan Presiden Prabowo di JICC Jakarta pada 26 Juni 2026, mengusung tema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia”. Rangkaian tersebut kemudian berpuncak di ITS Surabaya melalui pameran hasil riset dan inovasi perguruan tinggi bersama mitra industri.

Di ITS, KSTI 2026 menghadirkan beragam agenda, antara lain expo dan demo produk, Indonesia Innovative Product, sesi pleno bersama peraih Nobel, CEO Forum, business matching, hackathon dan demo day, penandatanganan kerja sama, serta innovation tour. Pemerintah Kota Surabaya pun turut berkoordinasi bersama Kemdiktisaintek dan ITS untuk menyukseskan perhelatan nasional ini.

Seleksi yang Tidak Mudah
Lolos ke pameran KSTI 2026 bukan perkara mudah. Kemdiktisaintek membatasi setiap perguruan tinggi untuk mengusulkan maksimal dua produk atau teknologi inovasi unggulan dengan TKT tinggi serta dua penemuan terobosan pada setiap bidang. Seluruh usulan kemudian dikurasi untuk menentukan produk yang layak tampil di pameran dan dinominasikan memperoleh penghargaan.

Kriteria yang ditekankan meliputi kesiapan teknologi yang tinggi, keterlibatan mitra industri, serta kesiapan untuk memperoleh investasi atau dikomersialisasikan. Dengan standar setinggi itu, keberhasilan UTI meloloskan 21 produk dari berbagai bidang menjadi bukti kualitas riset yang telah teruji.

21 Produk Inovasi UTI Lolos
Berikut deretan produk inovasi Universitas Teknokrat Indonesia yang akan tampil di KSTI 2026 Surabaya:
No Produk Inovasi Inventor/Inovator
1. AI Instruktur Berbasis Roblox Yuri Rahmanto
2 . Agrobot Feed Dedi Darwis
3 . Alat Kompster Cerdas V2 Dedi Darwis
4 . BeachFinder: Smart Tourism Analytics Berbasis Data Geospasial untuk Rekomendasi Wisata Pantai Berkelanjutan Nirwana Hendrastuty, Damayanti, dkk.
5 . CekInfo: Ruang Cek Informasi Berbasis AI Ridwan Mahenra, Krisna Taufik, dkk.
6 . Desa Kita AI Ridwan Mahenra, Heni Sulistiani, dkk.
7 . Digital Smart Collar dan RFID Monitoring Pertumbuhan Sapi Dedi Darwis
8 . Edufarm Berbasis Roblox Yuri Rahmanto
9 . Metatourism Way Kambas: Eksplorasi Wisata Virtual Berbasis Roblox Qadhli Jafar Adrian, Yuri Rahmanto, dkk.
10. Metode Produksi Video Musikalisasi Puisi Beraksara Pegon Berbasis AI Generatif dengan Kendali Manusia Faruk Ulum
11. Mobil Listrik Tenaga Surya Elka Pranita
12. MutunTrip Auliya Rahman Isnain dan tim
13. PLTB Archimedes 3 Sudu Elka Pranita
14. Pohon Energi Hibrida Surya–Angin dengan Lampu Peringatan Kuning Elka Pranita
15. Robot Mobil Pemotong Rumput Bertenaga Surya dengan Kontrol Smartphone Elka Pranita
16. SIG-PELAS: Sistem Informasi Geografis Pelaporan Sungai Kota Bandarlampung Erliyan Redy Susanto dan Dimas Fitri Prasetyo
17. Sepeda Statis Elka Pranita
18. Skuter Listrik Elka Pranita
19. Smart Food Waste – Alat Pendeteksi Sisa Makanan Berbasis AI Rohmat Indra Borman
20. Tekno Plasting Lilik Ariyanto
21. V-Commerce 2.0 Ryan Randy Suryono

Daftar tersebut memperlihatkan keragaman bidang yang digeluti para inventor UTI: dari peternakan cerdas berbasis Internet of Things, pengolahan sampah, dan deteksi sisa makanan berbasis AI; kendaraan listrik, pembangkit listrik tenaga bayu, dan pohon energi hibrida; hingga metaverse edukasi berbasis Roblox, wisata virtual Way Kambas, analitik pariwisata pantai berbasis geospasial, sistem informasi pelaporan sungai, dan AI untuk cek fakta serta digitalisasi desa.

Melanjutkan Jejak di KSTI 2025
Prestasi ini sekaligus menandai kali kedua UTI berpartisipasi dalam KSTI. Sebelumnya, pada KSTI 2025 di Sasana Budaya Ganesha ITB, Bandung, tim dosen dan mahasiswa UTI telah tampil memamerkan Digital Smart Composter. Inovasi karya mahasiswa Deka Ramadani dan Fadhlurohman Mergo Penateh dengan dosen pembimbing Dr. Dedi Darwis tersebut sukses mencuri perhatian pengunjung dan mendapat pujian dari Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria.

Kini, setahun berselang, UTI datang dengan kekuatan yang jauh lebih besar. Dari satu produk menjadi 21 produk inovasi, lompatan ini menggambarkan pesatnya pertumbuhan budaya riset dan inovasi di lingkungan kampus Teknokrat.

Etalase untuk Kolaborasi dan Hilirisasi
Capaian ini merupakan bentuk apresiasi atas karya riset dan inovasi dosen serta mahasiswa UTI. Melalui KSTI 2026, produk-produk tersebut akan diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat, pemerintah, mitra industri, dan investor dari berbagai daerah. Momentum ini diharapkan membuka jalan bagi kolaborasi strategis, investasi, dan hilirisasi produk agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Prof. Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi nasional ini. “Ini prestasi nasional yang patut kita syukuri bersama. Dua puluh satu produk inovasi dari Teknokrat lolos ke KSTI 2026 dan akan tampil bersama perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Saya bangga dengan dosen dan mahasiswa kami yang membuktikan bahwa kampus swasta dari Lampung mampu bersaing di level nasional,” kata Prof. Nasrullah.

Prof Nasrullah berpesan agar seluruh tim memanfaatkan KSTI 2026 dengan sebaik-baiknya, memperkenalkan karya, membangun jejaring, dan membuka peluang kerja sama dengan industri. Prestasi ini harus menjadi pemacu untuk melahirkan lebih banyak inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Universitas Teknokrat Indonesia mengajak masyarakat, mitra industri, dan para investor untuk mengunjungi stan UTI di Pameran KSTI 2026, ITS Surabaya, pada 10–13 November 2026, dan menyaksikan langsung inovasi-inovasi karya anak bangsa dari Bumi. (W9-jm)

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *