Aplikasi Ilmu Teknik Sipil Infrastruktur, Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teknokrat Kunjungi Bendung Argoguruh Lamsel

Mahasiswa Teknik Sipil UTI mendapat penjelasan dari petugas saat melakukan kunjungan lapangan di Bendung Argro Guruh Lampung Selatan. (foto : ist)

Lampung Selatan, Warta9.com – Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kampus terbaik di Lampung melakukan kunjungan lapangan ke Bendung Argoguruh, Lampung Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kunjungan ini sebagai wujud nyata pembelajaran berbasis pengalaman yang mempertemukan teori akademik dengan realitas infrastruktur di lapangan.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2024 dan 2025 sebagai bagian dari luaran mata kuliah Irigasi dan Bangunan Air serta Ilmu Ukur Tanah.

Bacaan Lainnya

Kunjungan lapangan ini merupakan salah satu implementasi dari pendekatan pendidikan vokasional-akademik yang diusung oleh Program Studi Teknik Sipil UTI. Di mana mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan teoritis di ruang kelas, tetapi juga diajak untuk melihat, mengamati, dan memahami langsung aplikasi ilmu teknik sipil pada infrastruktur nyata yang beroperasi di tengah masyarakat.

Kunjungan ini merupakan luaran dari dua mata kuliah inti yaitu Irigasi dan Bangunan Air serta Ilmu Ukur Tanah yang mengedepankan penguasaan lapangan sebagai kompetensi wajib mahasiswa teknik sipil.

Tujuan dan Relevansi Akademik
Kunjungan lapangan ini dirancang sebagai luaran dari dua mata kuliah utama dalam kurikulum Teknik Sipil UTI, yaitu Irigasi dan Bangunan Air serta Ilmu Ukur Tanah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaitkan konsep-konsep yang telah dipelajari di bangku kuliah dengan kondisi aktual di lapangan. Bendung Argoguruh dipilih sebagai lokasi kunjungan karena merupakan salah satu infrastruktur irigasi penting di Provinsi Lampung yang memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pertanian di wilayah Lampung Selatan. Struktur bendung, sistem jaringan irigasi, hingga mekanisme pengelolaan debit air menjadi objek studi yang relevan dengan materi perkuliahan yang tengah dijalani para mahasiswa.

Kegiatan ini didampingi langsung oleh Ketua Program Studi Dr. Ir. Lilik Ariyanto, S.T., M.T., I.P.M., ASEAN Eng, dan dosen Program Studi Teknik Sipil UTI Ir. Susarman, M.T., Destiana Safitri, M.T., Sefrinta Sasma Murdiagatma, M.T., Ir. Hadyan Arifin Bustam, M.T., dan Ir. Sari Anton, M.T.

Mahasiswa memperlihatkan komitmen penuh institusi terhadap kualitas pengalaman belajar mahasiswanya. Dalam sesi mata kuliah Irigasi dan Bangunan Air, mahasiswa mengamati cara kerja sistem irigasi teknis, mengidentifikasi jenis-jenis bangunan irigasi yang ada, dan mempelajari bagaimana sistem tersebut mengelola distribusi air secara efisien ke lahan-lahan pertanian di sekitarnya. Diskusi langsung di lapangan antara mahasiswa dan dosen berlangsung dinamis, dengan banyak pertanyaan yang lahir dari rasa ingin tahu yang dipicu oleh pengamatan langsung.

Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia Lilik Arianto menyampaikan bahwa, kunjungan lapangan ke Bendung Argoguruh ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan teknik sipil yang kami jalankan di UTI. “Kami percaya bahwa seorang insinyur sipil yang handal tidak cukup hanya memahami teori di dalam kelas. Ia harus mampu membaca kondisi lapangan, mengidentifikasi permasalahan nyata, dan berpikir solutif berdasarkan pengalaman langsung. Dengan mengunjungi infrastruktur irigasi yang beroperasi secara aktual seperti Bendung Argoguruh, mahasiswa kami mendapatkan konteks yang sangat berharga. Mereka bisa melihat sendiri bagaimana perhitungan hidrolika, desain bangunan air, dan teknik pengukuran tanah bekerja secara terpadu dalam sebuah sistem irigasi yang nyata,” ujar Lilik.

Dosen Pengampu Matakuliah, Ir. Susarman, S.T., M.T. berpendapat bahwa, mengajar mata kuliah Irigasi dan Bangunan Air serta Ilmu Ukur Tanah tidak akan lengkap tanpa mengajak mahasiswa melihat langsung objek studi yang kita bahas di kelas. Bendung Argoguruh adalah laboratorium alam yang luar biasa. Di sinilah mahasiswa dapat memahami secara konkret bagaimana elevasi lahan mempengaruhi arah aliran air, bagaimana pintu air dioperasikan untuk mengatur debit, dan bagaimana pengukuran topografi menjadi dasar dalam perencanaan tata air. “Saya melihat antusiasme yang luar biasa dari mahasiswa angkatan 2024 dan 2025 hari ini. Mereka bertanya dengan kritis, mengamati dengan teliti, dan menghubungkan apa yang mereka lihat dengan materi yang sudah dipelajari. Itulah indikator keberhasilan pembelajaran yang sesungguhnya, dan saya sangat bangga dengan semangat mereka,” ujarnya.

Kunjungan lapangan ke Bendung Argoguruh ini menjadi momen berharga bagi mahasiswa Teknik Sipil UTI angkatan 2024 dan 2025 untuk mempertegas pemahaman mereka tentang infrastruktur keairan. Bagi sebagian besar mahasiswa, ini merupakan pertama kalinya mereka berhadapan langsung dengan konstruksi bendung berskala besar, sehingga memberikan kesan mendalam yang tidak dapat diperoleh hanya dari buku teks maupun presentasi daring.

Kegiatan ini sebagai bentuk pencapai pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui kegiatan ini mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja sehingga mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja.

Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM, menyampaikan, kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan hubungan akademik antara mahasiswa dan dosen di luar lingkungan kampus, di mana interaksi yang terjadi lebih cair, komunikatif, dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata. Hal ini selaras dengan visi Program Studi Teknik Sipil UTI dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teoritis, tetapi juga siap menghadapi tantangan lapangan dalam dunia kerja.

Dengan terselenggaranya kunjungan lapangan ini, Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia sekali lagi membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan teknik yang berkualitas, relevan, dan aplikatif untuk menyiapkan para insinyur muda Indonesia untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Bagi generasi muda lulusan SMA / SMK yang ingin mengetahui dan memperdalam ilmu teknik sipil bisa bergabung dengan Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia melalui link pendaftaran mahasiswa baru spmb.teknokrat.ac.id atau datang langsung ke kampus Universitas Teknokrat Indonesia. (W9-jm)

 

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *