Bersaing dengan Ribuan Mahasiswa, Tiga Mahasiswa Universitas Teknokrat Lolos Beasiswa Tech Intensif Asah 2026

Tiga mahasiswa Universitas Teknokrat lolos seleksi ketat Beasiswa Tech Intensif Asah 2026. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus terbaik di Lampung, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Tiga mahasiswa Program Studi Informatika, yaitu Dika Ramadhani, Muhammad Defrizal, dan Akbar Vabiansyah, dinyatakan lolos seleksi ketat Beasiswa Tech Intensif Asah 2026 yang diselenggarakan oleh Dicoding Indonesia, 4 September 2026.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan tinggi berbasis teknologi yang diterapkan UTI kepada para mahasiswanya.

Bacaan Lainnya

Program Asah 2026 led by Dicoding merupakan bootcamp daring intensif dalam format Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Mandiri, yang akan berlangsung selama satu semester penuh, yaitu pada semester ganjil Agustus 2026 hingga Januari 2027. Program ini dirancang untuk mencetak talenta digital unggul melalui pelatihan intensif berbasis proyek nyata, dengan kurikulum yang disusun mengikuti kebutuhan industri teknologi terkini.

Untuk dapat lolos dalam program bergengsi ini, ketiga mahasiswa tersebut harus bersaing dengan ribuan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi se-Indonesia yang turut mendaftar. Proses seleksi yang berlangsung ketat meliputi beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes kemampuan teknikal sesuai learning path yang mereka pilih, psiko tes, dan komitmen peserta dalam mengikuti program secara penuh waktu selama satu semester.

Keberhasilan ketiga mahasiswa Informatika dalam menembus seleksi ini tidak lepas dari bimbingan intensif dengan Dosen pembimbing. Ketua Program Studi Informatika, Dr. Heni Sulistiani, M.Kom., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas pencapaian mahasiswa bimbingannya tersebut.

“Ini adalah hasil dari kerja keras, konsistensi, dan semangat belajar yang tinggi dari ketiga mahasiswa kami. Bersaing dengan ribuan peserta dari seluruh Indonesia bukanlah hal yang mudah, namun mereka mampu membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat memiliki daya saing yang tidak kalah dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Indonesia. Saya berharap pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kompetensi diri, khususnya di bidang teknologi digital yang terus berkembang pesat,” ujar Dr. Heni.

Selama mengikuti Studi Independen Bersertifikat Asah 2026, ketiga mahasiswa tersebut akan memperoleh pengalaman belajar yang setara dengan pengalaman kerja di industri teknologi sesungguhnya. Mereka akan dibimbing langsung oleh mentor-mentor berpengalaman dari Dicoding dan mitra industri, serta terlibat dalam pengerjaan proyek nyata yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah melalui Kampus Merdeka dalam mempersiapkan lulusan perguruan tinggi yang siap kerja dan kompetitif secara global.

Menanggapi prestasi ini, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM., turut memberikan dukungan dan apresiasi penuh atas capaian yang diraih oleh mahasiswa Program Studi Informatika tersebut. “Kami dari pihak universitas sangat mendukung dan mengapresiasi pencapaian luar biasa dari ketiga mahasiswa Informatika. Ini membuktikan bahwa program-program unggulan yang kami rancang, mulai dari kurikulum berbasis industri hingga pendampingan intensif dari para dosen, mampu menghasilkan mahasiswa yang kompetitif di tingkat nasional. Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong dan memfasilitasi mahasiswa untuk aktif mengikuti program-program sertifikasi dan beasiswa bergengsi seperti ini, sebagai bagian dari komitmen kami mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan industri 4.0 dan revolusi digital,” tegas Dr. Mahathir.

Prestasi ini semakin memperkuat posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia yang konsisten mencetak lulusan unggul di bidang teknologi informasi. Dengan mengusung nilai Disiplin, Bermutu, Kreatif, dan Inovatif, UTI terus berkomitmen untuk mendukung mahasiswanya dalam meraih berbagai kesempatan pengembangan diri, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Keberhasilan ini juga sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang digaungkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, di mana perguruan tinggi didorong untuk menghasilkan dampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat melalui program-program kolaboratif dengan mitra industri.

Lebih jauh, capaian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi komitmen global, termasuk Indonesia. Program Studi Independen Bersertifikat Asah 2026 led by Dicoding selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), karena membuka akses pembelajaran berkualitas dan setara bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan teknis di bidang teknologi digital. Program ini juga berkontribusi terhadap SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), sebab bootcamp intensif berbasis proyek industri ini mempersiapkan mahasiswa dengan kompetensi kerja nyata yang meningkatkan daya saing dan kesiapan mereka memasuki dunia kerja maupun berwirausaha di bidang digital.

Melalui pencapaian mahasiswanya dalam program-program bersertifikasi yang berorientasi pada kebutuhan industri, Universitas Teknokrat Indonesia menunjukkan komitmen nyata sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif berkontribusi terhadap pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.

Program Studi Informatika Universitas Teknokrat Indonesia berharap semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk mengikuti jejak Dika Ramadhani, Muhammad Defrizal, dan Akbar Vabiansyah dalam meraih beasiswa dan program sertifikasi bergengsi lainnya. Dukungan penuh dari jajaran dosen dan pimpinan universitas akan terus diberikan guna memastikan mahasiswa memiliki bekal kompetensi yang mumpuni untuk bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. (W9-jm)

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *