
Bandarlampung, Warta9.com – Anggota DPRD Kota Bandarlampung H. Yuhadi, SHI, MH, menjadi imam shalat jenazah bagi seniornya almarhum Ir. Ismet Hadi Jayanegara, di Masjid Jalan Perintis, Senin (20/4/2026).
Almarhum Ismet Hadi Jayanegara meninggal dunia pukul 04.17 WIB di RS Bumi Waras Bandarlampung. Almarhum masuk RS Bumil Waras pada hari Minggu. Senin pagi almarhum tutup usia dengan tenang.
Almarhum saat ini menjabat Wanbin DPD Partai Golkar Provinsi Lampung. Almarhum meninggal di usia 70 tahun meninggalkan seorang istri dan dua anak. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Jl Perintis Kemerdekaan Kelurahan Tanjung Gading Kec. Kedamaian dan akan dimakamkan di Talangpadang Tanggamus.
Saat ini, Yuhadi anggota DPRD Bandarlampung tiga periode ini, menjabat sebagai Wakabid Keagamaan dan Kerohanian DPD Partai Golkar Provinsi Lampung. Politisi muda Golkar Lampung ini, selain politisi tulen, ia juga mahir dalam masalah agama Islam.
Sebelum mengimami seniornya, Yuhadi juga memandu mengkafani almarhum Ismet Hadi Jayanegara.
Beberapa tokoh terlihat melayat almarhum dan mendapatkan jenazah almarhum antara lain, H. Hairi Fasya mantan Bupati Lampung Utara, Achmad Syahputra mantan Bupati Tanggamus, Ketua Harian Golkar Lampung Riza Mirhadi, Ketua Fraksi Golkar DPRD Lampung Supriyadi Hamzah, Kadisnaker Provinsi Agus Nompitu, Dr. Budiono dan sejumlah sesepuh Golkar dan mantan pejabat.
Menurut Yuhadi, Ismet Hadi Jayanegara merupakan salah satu kader terbaik Partai Golkar Lampung. Ia kenal betul dengan almarhum sebagai seniornya di Golkar. Almarhum mantan anggota DPRD Lampung, manta anggota DPRD Lampung Selatan.
Dalam pergaulannya, almarhum sangat baik. Sebagai kader Golkar, ia memohon kepada seluruh pengurus, kader Golkar, sahabat agar memaafkan bila almarhum ada kesalahan. “Kami menyampaikan duka yang sangat mendalam atas wafatnya salah satu kader terbaik Partai Golkar Lampung Bapak Ismet Hadi Jayanegara. Semoga amal ibadah almarhum diterima disisi Allah, diampuni segala dosa dan kesalahannya. Kepada seluruh rekan-rekan di Golkar agar memaafkan almarhum bila selama dalam pergaulan ada kesalahan,” ujar Yuhadi. (W9-jm)

*





