
Bandarlampung, Warta9.com – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Lampung H. Ismet Roni, SH, MH, mendukung kebijakan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik di Provinsi Lampung.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ismet Roni, dalam menyikapi perkembangan dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK), Rabu (9/9/2026).
Ismet Roni juga anggota Fraksi Golkar ini mengatakan, langkah Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 100.3.5/14/V.01/2026, tentang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Akibat Dampak Abu Vulkanik, dinilai sangat tepat.
Surat Edaran (SE) tersebut, Gubernur Lampung memutuskan untuk menerapkan kembali perpanjangsn Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh satuan pendidikan pada 9–10 September 2026, dinilai sangat bijak.
Sebab, lanjut Ismet, berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang status Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III (Siaga). Aktivitas vulkanik susulan kembali melonjak pada Selasa (8/9/2026) pukul 17.56 WIB dengan durasi mencapai 31 detik dan amplitudo seismogram 54 mm. Kemudian adanya erupsi susulan yang kemudian durasinya lebih panjang dan arah anginnya menuju wilayah Provinsi Lampung.
“Memperhatikan perkembangan aktivitas vulkanik GAK dan demi melindungi keselamatan anak didik dari ancaman paparan abu vulkanik, maka kami memandang kebijakan yang dilakukan Gubernur Lampung melalui surat edaran tersebut sangat tepat,” ujar Ismet Roni.
Dinas dan Kepala Sekolah Harus Monitoring KBM
Disisi lain, Ismet Roni menyampaikan, agar PJJ berjalan sebagaimana yang diharapkan, maka Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, pengawas dan Kepala sekolah hendaknya melakukan monitoring kepada dewan guru memastikan PJJ benar-benar berjalan.
“Jangan sampai KBM PJJ tidak berjalan seperti yang diharapkan, apalagi sampai ada sekolah yang menganggap libur. Karena kalau sampai PPJ tidak dilakukan, dampaknya mengurangi jam belajar siswa dan dampak yang lebih luas, peserta didik malah banyak bermain di luar rumah, karena tidak ada tugas dari guru,” ujar Ismet.
Anggota DPRD Lampung empat periode ini juga menambahkan, pihaknya mendukung langkah-langkah yang dilakukan Pemprov Lampung dalam menyikapi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. “Kita sama-sama berdoa semoga musibah ini segera berlalu, sehingga kita bisa melaksanakan aktivitas seperti biasa,” tambah Ismet. (W9-jm)
*





