TULANG BAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memperkuat persiapan menghadapi Verifikasi Faktual Penghargaan Kinerja Pembangunan Daerah (PKPD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Tahun 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tubaba, Eri Budi Santoso, di Ruang Rapat Asisten II, Kamis (9/7/2026).
Rapat digelar sebagai tindak lanjut surat Bappeda Provinsi Lampung sekaligus memastikan seluruh perangkat daerah siap menghadapi penilaian yang akan dilakukan Tim Penilai Utama (TPU) dan Tim Penilai Independen (TPI) Provinsi Lampung pada 6 Juli 2026.
Eri meminta seluruh organisasi perangkat daerah menyiapkan kebutuhan verifikasi secara menyeluruh. Tidak hanya dokumen administrasi, setiap OPD juga diminta memastikan data pendukung tersedia, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, proses verifikasi PKPD menjadi kesempatan bagi Tubaba untuk menunjukkan hasil pembangunan sekaligus membuktikan bahwa perencanaan yang disusun pemerintah daerah telah diterjemahkan menjadi program yang memberikan dampak bagi masyarakat.
“Keberhasilan dalam verifikasi ini merupakan hasil kerja bersama. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memastikan seluruh data dan dokumen pendukung telah lengkap, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Eri.
Sejumlah materi telah disiapkan untuk kebutuhan penilaian. Salah satunya video profil daerah yang menggambarkan perkembangan pembangunan Tubaba, dukungan terhadap program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung, serta keterlibatan berbagai pihak dalam proses pembangunan.
Video tersebut juga akan menampilkan kondisi daerah sebelum dan sesudah pelaksanaan sejumlah program unggulan sebagai gambaran perubahan dan dampak pembangunan yang telah dicapai.
Selain materi visual, Pemkab Tubaba akan menyiapkan paparan mengenai capaian pembangunan, proses perencanaan serta kontribusi daerah dalam mendukung program prioritas Provinsi Lampung.
Dalam proses verifikasi, penilai juga akan melihat keterlibatan para pemangku kepentingan. Karena itu, unsur pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, media, akademisi hingga DPRD akan dilibatkan untuk memberikan gambaran mengenai kolaborasi pembangunan yang berjalan di Tubaba.
Eri menekankan pentingnya koordinasi antarsektor agar seluruh data dan informasi yang disampaikan memiliki kesesuaian serta mampu menggambarkan kinerja pembangunan daerah secara utuh.
Pemkab Tubaba optimistis berbagai program, inovasi dan capaian yang telah dilaksanakan dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi penilaian PKPD 2026.
Persiapan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kualitas perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan agar semakin terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan persiapan yang dilakukan secara bersama-sama, Pemkab Tubaba menargetkan dapat memberikan penampilan terbaik dalam Verifikasi Faktual PKPD 2026 sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (***)
*




