
Bandarlampung, Warta9.com – Tiga mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus terbaik di Lampung, telah menyelesaikan penelitian Rancang Bangun Sistem PLTS Off-Grid untuk Inkubator Penetas Telur Puyuh Otomatis.
Penelitian dilakukan di Istana Puyuh dan Kebun Jagung Desa Candimas, Natar, Lampung Selatan dan telah dilakukan serahterima hasil penelitiannya pada Sabtu 23 Mei 2026. Hasil karya mahasiswa ini diserahkan langsung kepada Prastio, selaku pemilik Istana Puyuh dan Alim Tarsahdi, selaku pemilik kebun jagung di desa Candimas Natar.
Penelitian ini merupakan karya mahasiswa bernama; Ikhsan Okta Saputra, Yudha Fariz Andhika dan Gilang Putra Wijayanto. Mereka di bawah bimbingan dosen Elka Pranita, S.Pd., MT dan Muhammad Anwar Sadat Faidar, ST., MT.
Hasil penelitian tiga mahasiswa tersebut adalah;
1. Rancang Bangun Sistem PLTS Off-Grid Untuk Kebutuhan Daya Inkubator Penetas Telur Puyuh Otomatis (Studi Kasus : Desa Umbul Kempis, Kecamatan Natar, Lampung Selatan).
2. Integrasi Kalman Filter dalam Sistem Otomasi Pembacaan Suhu dan Kelembapan Sensor DHT22 pada Inkubator Penetas Telur Puyuh untuk Menekan Fluktuasi Data.
3. Rancang Bangun Prototipe Pengusir Hama Berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off Grid menggunakan Lampu Ultraviolet dan Gelombang Ultrasonik (Studi Kasus: Kebun Jagung Desa Candimas Natar Lampung Selatan).

Penelitian berfokus pada pengembangan dan penerapan sistem PLTS off-grid untuk mendukung kebutuhan energi listrik mandiri berbasis energi terbarukan pada sektor peternakan telur burung puyuh dan kebun jagung.
Penelitian mahasiswa tersebut juga mendukung beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), hasil usaha masyarakat bidang pertanian.
Bagi lulusan SMA/SMK/MA jangan ragu segera mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa secara langsung ke bagian pendaftaran di kampus Universitas Teknokrat Indonesia maupun melalui pendaftaran online pada laman website yang telah disediakan spmb.teknokrat.ac.id. (W9-jm)

*





