Bandarlampung, warta9 — Bergerak cepat usai resmi menerima mandat, Manajer Tim Bulutangkis PWI Lampung, Aswarodi, langsung tancap gas menyusun peta kekuatan. Fokus utamanya saat ini adalah mempercepat digelarnya Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) demi mengamankan target medali pada Porwanas XV 2027 mendatang.
Kepastian nakhoda baru ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Manajer Tim oleh Penanggung Jawab Cabor Bulutangkis PWI Lampung, Hendri Meizon, didampingi jajaran pengurus di Bandar Lampung, Senin (3/8/2026) sore.
Usai menerima SK, Aswarodi menegaskan bahwa status Lampung sebagai tuan rumah pada April 2027 menjadi motivasi berlipat ganda untuk tidak sekadar tampil, melainkan mendominasi podium.
“Amanah ini adalah panggilan untuk mengukir sejarah di rumah sendiri. Waktu yang ada akan kami optimalkan. Pelatda bukan sekadar latihan rutin, tapi penggodokan fisik, mempertajam teknik, dan menempa mental juara,” ujar Aswarodi membakar semangat.
Guna memantapkan persiapan, porsi latihan intensif dialokasikan khusus di Gedung Bulutangkis Ryuga, Hajimena, Lampung Selatan. Lokasi ini dipilih sebagai kawah candradimuka bagi para atlet PWI Lampung.
Berdasarkan analisis awal, Aswarodi memetakan pot-pot krusial yang berpeluang besar menyumbang medali emas, khususnya pada nomor Tunggal Perorangan Usia 40+, Usia 50+, serta Nomor Beregu.
Namun, ia enggan membiarkan anak-asuhnya jemawa. Aswarodi mewaspadai ancaman konstelasi peta kekuatan nasional, terutama kontingen dari Pulau Jawa yang dikenal memiliki kedalaman skuad dan tradisi bulutangkis yang kuat.
“Persaingan Porwanas selalu sengit, terutama membendung gempuran tim-tim luar daerah seperti dari Pulau Jawa. Kita tidak boleh kalah strategi. Persiapan harus terukur, disiplin, dan matang sejak hari ini,” kuncinya. (rls/*)
*





