Bandarlampung, Warta9 — Persiapan tim catur PWI Lampung menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 mulai memasuki tahap serius. Tak hanya mengandalkan latihan internal, para atlet diuji langsung melalui pertandingan cepat menghadapi sejumlah pecatur lokal di Gedung PWI Lampung, Minggu (9/8/2026).
Dalam uji tanding tersebut, para atlet catur PWI Lampung memainkan format catur cepat dengan durasi 10 menit. Sejumlah pecatur lokal seperti Alfanza, Lukman Ginting hingga Bustanul turut ambil bagian sebagai lawan tanding.
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan teknis sekaligus mental bertanding atlet. Dengan menghadapi lawan di luar tim, para pecatur PWI Lampung diharapkan mampu mengukur kemampuan dan menemukan berbagai kekurangan yang perlu dibenahi sebelum menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Manajer Cabang Olahraga (Cabor) Catur PWI Lampung, Bey Sujarwo, mengatakan uji tanding sengaja dilakukan untuk membiasakan atlet menghadapi situasi pertandingan yang sesungguhnya.
“Hari ini kita menggelar pelatihan sebagai wujud nyata keseriusan dalam menghadapi Porwanas. Melalui pelatihan ini, kita berharap para atlet semakin terbiasa dengan suasana pertandingan, sehingga saat Porwanas nanti mereka lebih siap secara teknis maupun mental,” ujar Bey.
Menurut Bey, pertandingan melawan pecatur dari luar tim juga menjadi sarana untuk memetakan kekuatan masing-masing atlet. Hasil evaluasi dari setiap pertandingan nantinya akan menjadi bahan dalam menyusun program latihan berikutnya.
Program tersebut sejalan dengan strategi PWI Lampung yang mendorong seluruh cabang olahraga untuk tidak hanya menjalankan latihan rutin, tetapi juga memperbanyak agenda uji tanding.
Sebagai tuan rumah Porwanas 2027, PWI Lampung menilai kesiapan atlet harus dibangun melalui proses yang terukur. Pengalaman menghadapi tekanan pertandingan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga konsistensi performa ketika tampil di ajang nasional.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menegaskan bahwa latihan teknis harus berjalan beriringan dengan pertandingan uji coba dan evaluasi secara berkala.
“Ke depannya kita akan menggelar pelatihan-pelatihan serupa dengan lawan tanding lain agar kemampuan atlet semakin bagus. Nanti juga ada Pelatda untuk 14 cabor yang sudah kita susun,” kata Wira.
Ia meminta seluruh penanggung jawab cabor meningkatkan pengawasan terhadap perkembangan atlet serta melakukan evaluasi secara konsisten terhadap hasil setiap uji tanding.
Menurut Wira, persiapan yang dilakukan sejak dini diharapkan mampu mengantarkan kontingen PWI Lampung meraih dua target sekaligus, yakni sukses sebagai tuan rumah dan sukses dalam prestasi.
Dengan program latihan, uji tanding, serta Pelatda yang dipersiapkan secara bertahap, PWI Lampung optimistis para atlet mampu tampil maksimal dan mempersembahkan prestasi terbaik pada Porwanas 2027 di Lampung. (*)
*





