Sekda Tubaba Ajak Pelajar Hindari Perundungan dan Perkuat Karakter Melalui Nilai Budaya Lokal

TUBABA — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan melalui program Forkopimda Masuk Sekolah.

Kegiatan tersebut berlangsung di SDN 15 Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kamis (09/7/2026). Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., bertindak sebagai pembina upacara dan didampingi Ketua DWP Tubaba, Ny. Desliana Iwan Mursalin, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bacaan Lainnya

Dalam amanatnya, Iwan menegaskan bahwa sekolah harus menjadi rumah kedua yang mampu memberikan rasa aman bagi seluruh peserta didik. Karena itu, ia mengingatkan para siswa untuk menghindari segala bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal maupun melalui media siber atau cyberbullying.

Ia juga meminta para siswa tidak takut melaporkan apabila menemukan tindakan kekerasan maupun perundungan kepada guru atau orang tua.

“Jangan menyakiti teman, baik dengan perkataan maupun tindakan. Jika melihat teman dibully, jangan ikut-ikutan, tetapi bantu dan laporkan kepada guru,” tegasnya.

Selain menekankan pencegahan perundungan, Iwan juga mendorong penguatan karakter peserta didik melalui nilai-nilai budaya lokal Tubaba, yakni Nemen, Nedes, dan Nerimo.

Nemen dimaknai sebagai sikap sungguh-sungguh, Nedes berarti ulet, sedangkan Nerimo memiliki makna ikhlas serta mampu menghargai.

Menurut Iwan, penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, yang disertai sikap sopan, saling menghormati, mau meminta maaf dan berterima kasih, menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter dan berintegritas.

Melalui program Forkopimda Masuk Sekolah, Pemkab Tubaba berkomitmen tidak hanya memperkuat perlindungan terhadap peserta didik, tetapi juga membangun budaya pendidikan yang ramah, berkarakter, dan bebas dari kekerasan.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus membentuk generasi muda Tubaba yang memiliki karakter kuat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan. (***)

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *