Kotabumi, Warta9.com – Kementerian Peternakan melalui Direktorat Jendral (Ditjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) menyambangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Giszi (SPPG) Kotabumi Ilir II, Dapur Sehat Iboe, di Tulung Mili, Kotabumi, Lampung Utara, Jumat (24/4/2026).
SPPG tersebut merupakan satu dari dua SPPG di Lampura yang dijadikan locus pendataan. Kedatangan tim Kementan yang diketuai M Syukron Amin tersebut guna memastikan penyediaan protein hewani yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tujuan Pengawasan, memastikan asupan protein hewani (daging sapi, ayam, telur, dan susu) terpenuhi dan memenuhi standar kualitas tinggi untuk tumbuh kembang anak-anak.
Tim memverifikasi bahwa bahan pangan hewani yang disuplai ke dapur SPPG berasal dari unit resmi yang tersertifikasi NKV (Nomor Kontrol Veteriner) dan Halal.
Dari hasil pendataan, SPPG Kotabumi Ilir II, Dapur Sehat Iboe dinilai sudah cukup baik dalam memberikan makanam yang mengandung protein kepada penerima manfaat.
“Dari pendataan di Dapur Sehat Iboe Lampung Utara, stok tercukupi tanpa kendala. Kami juga menerima informasi bahwa anak-anak penerima manfaat senang dengan menu yang disajikan,” ujarnya.
Syukron memastikan jika pasokan bahan protein hewani saat ini memadai. “Kami terus memantau agar segala kendala segera teratasi. Program MBG ini inisiatif pemerintah yang akan dikembangkan lebih masif, sehingga semua pihak dikerahkan untuk pengendaliannya,” tegasnya.
Sementara itu, Arif Rahman, Kepala SPPG Kota Bumi Ilir II, menyambut baik kunjungan tim Kementan. Menurut dia, SPPG yang menjadi tanggung jawabnya terus rutin memberikan makanan yang mengandung protein.
Arif juga mengakui tidak ada kendala dalam memperoleh daging atau ayam tersebut. “Sejauh ini, dapur kami belum mengalami kendala dalam pemenuhan pasokan hewani. Menu selalu divariasikan untuk menjaga gizi anak-anak,” katanya. (Van)

*





