TULANG BAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memperkuat langkah peningkatan kualitas pendidikan dengan mendorong penguatan karakter peserta didik dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tubaba di Ruang Rapat Wakil Bupati, Kamis (9/7/2026).
Rapat tersebut menjadi forum untuk menyamakan arah kebijakan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan berbagai program pendidikan agar lebih terkoordinasi dan memberikan dampak langsung bagi peserta didik.
Nadirsyah menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari capaian akademik. Pembentukan karakter, lingkungan belajar yang sehat serta kualitas guru juga menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Pendidikan bukan hanya tentang proses belajar mengajar, tetapi juga tentang membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak kita,” ujar Nadirsyah.
Ia meminta penguatan pendidikan karakter dilakukan secara konsisten melalui budaya sekolah, keteladanan guru serta keterlibatan orang tua dan masyarakat.
Menurutnya, sekolah juga perlu menjadi ruang yang mendorong kebiasaan positif, termasuk membangun kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan. Karena itu, edukasi mengenai perilaku hidup bersih perlu berjalan beriringan dengan proses pembelajaran.
Selain pembentukan karakter, peningkatan kapasitas guru menjadi perhatian utama Pemkab Tubaba. Nadirsyah meminta program pelatihan dan pengembangan kompetensi tenaga pendidik dilakukan secara terencana serta menjangkau seluruh wilayah.
“Kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas para pendidiknya. Karena itu, peningkatan kapasitas guru harus menjadi perhatian bersama agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik di masa depan,” katanya.
Nadirsyah juga menyoroti posisi kepala sekolah sebagai penggerak utama di satuan pendidikan. Kepala sekolah dituntut mampu menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, mendorong inovasi serta memastikan seluruh sumber daya sekolah diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Di tengah perkembangan teknologi, satuan pendidikan juga didorong memanfaatkan media digital secara lebih optimal. Selain sebagai sarana pembelajaran, teknologi dapat digunakan untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan prestasi sekolah kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tubaba M. Cheri Sopian mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah dalam menjalankan program pendidikan di daerah.
Ia memastikan jajarannya akan terus memperkuat koordinasi dengan sekolah dan pemangku kepentingan lainnya agar setiap program dapat dilaksanakan secara terukur dan sesuai kebutuhan.
“Melalui koordinasi yang baik, kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penguatan karakter peserta didik, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pengembangan berbagai program yang berdampak langsung pada kemajuan pendidikan di Tubaba,” kata Cheri.
Pemkab Tubaba berharap kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua dan masyarakat dapat semakin kuat. Dengan sinergi tersebut, peningkatan mutu pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kesehatan dan kesiapan menghadapi masa depan. (***)
*




