Tegal, Warta9 – Aksi audiensi, ratusan warga geruduk Kantor Balai Desa Kaladawa Kecamatan Talang Kabupaten Tegal pada Rabu (1/4/2026) siang. Dalam aksi tersebut terlihat para petugas keamanan dari Kepolisian, TNI berjaga ketat untuk mengantisipasi kejadian yang bisa menimbulkan kerusuhan.
Hadir juga dalam pertemuan tersebut Camat Talang dan Sekcam, Kepala Desa dan perangkat desa, panitia PTSL, Polsek, Koramil serta ratusan warga.
Warga yang sudah berkumpul di balai desa meneriakan kekesalannya terhadap program yang dijalankan oleh pemerintah desa kaladawa. Dari beberapa warga yang mewakili dan berdialog lansung dengan Pemerintah desa menyampaikan keluhannya terkait biaya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mahal.
“Biaya program PTSL kalau sesuai aturan Rp 150 ribu perbidang, tapi kenapa warga ada yang dikenakan biaya 1,5 juta bahkan sampai 2,5 juta. Kami sangat menyayangkan kenapa peserta PTSL di desa kaladawa dimintai uang biaya pendaftaran sampai melebihi ketentuan yang berlaku. Jadi kami ingin uang warga saat pendaftaran PTSL yang melebihi dari aturan, dikembalikan,” ucapnya.
Sementara dari pihak kecamatan talang menanggapi aksi protes warga terkait dengan biaya PTSL, pihaknya mengatakan tidak tahu apapun mengenai permasalahan ini. “Kami sebagai moderator dalam audiensi ini hanya ingin permasalahannya cepat clear. Dan kami disini tidak ada kepentingan apapun. Mengenai persoalan dengan program PTSL nanti diselesaikan dengan OPD terkait dalam hal ini Inspektorat,” ujar Sekcam.
Kepala Desa Kaladawa, Taslikhin dalam tanggapannya menyampaikan, bahwa panitia PTSL di desa kaladawa mulai dilantik pada akhir tahun 2023. Dan mengenai biaya PTSL yang lebih dari Rp 150 ribu digunakan untuk biaya ukur-ukur, saksi, dan kelengkapan pemberkasan peserta PTSL. “Jadi dengan audiensi ini, apa yang disampaikan warga merupakan suatu masukan bagi kami selaku pemerintah desa untuk melakukan perbaikan. Kedepannya saya dan seluruh perangkat desa, Rt/Rw dan BPD akan bekerja lebih baik lagi,” kata Kades.
Diakhir audiensi, Camat Talang, Cahyono bersyukur acara audiensi ini bisa berjalan lancar dan tidak anarkis. Kedepannya kami minta kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas desa kaladawa, jangan sampai nantinya ada hal-hal yang kurang baik.
“Ini desa kita, wilayah kita, ayo kita jaga dan bangun bersama agar bisa lebih baik. Dan apapun yang kami sampaikan dalam pertemuan ini akan ada tindaklanjutnya, dan ketika segala persoalan dibicarakan secara baik-baik pasti akan ada jalan solusinya,” pungkas Camat Talang. (W9-Kin)

*





