
Bandarlampung, Warta9.com – Tidak banyak anggota DPRD yang membuka ruang dialog dengan masyarakat.
Tapi tidak dengan anggota Muhammad Ariesman Akbar, SH, anggota DPRD Kota Bandarlampung dari Fraksi Partai Golkar.
Dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan, Akbar panggilan akrabnya, membuka diri memberi ruang kepada masyarakat untuk bertanya seluas-luasnya.
Seperti dalam kegiatan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) yang dilaksanakan di Kelurahan Way Dadi Baru, Akbar memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan apa saja baik mengenai masalah kesehatan, pendidikan, pembangunan dan masalah kemasyarakatan.
Akbar putra politisi senior Partai Golkar Lampung H. Riza Mirhadi, ini termasuk anggota Dewan dari kalangan melinial. Ia masih lajang, tapi dalam menghadapi massa atau masyarakat dia tidak canggung. Akbar tipe anggota Dewan yang menguasai komunikasi massa.
Pejabat atau anggota Dewan yang senior saja, kadang masih grogi menghadapi masyarakat. Tapi ia tidak, Akbar tampak rilek sambil dibumbuhi candaan dalam berdialog dengan masyarakat.
“Silakan Bapak-bapak dan ibu-ibu yang ingin disampaikan sebelum acara dimulai. Silakan pertanyaan apa saja, kalau saya tidak bisa menjawab nanti akan saya komunikasikan dengan yang lain,” sapa Akbar kepada masyarakat.
Beberapa warga angkat tangan ingin bertanya. Secara bergantian warga bertanya dimulai Ketua RT yang meminta bantuan agar masalah drainase di jalan Pulau Damar diperbaiki.
Kemudian ada seorang ibu yang mempertanyakan tentang BPJS. Bahkan ada masyarakat yang mempertanyakan masalah MBG.
Beberapa pertanyaan tersebut dijawab Akbar apa adanya, semampunya sesuai dengan aturan yang ada dan disampaikan sesuai dengan kemampuan dsn kapasitanya.
Kepada masyarakat yang belum puas dengan jawaban yang ia sampaikan, Akbar memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berdialog lebih luas usai acara.
Warga Kelurahan Way Dadi Baru menyambut baik kegiatan dialog tersebut dan berharap komunikasi antara masyarakat dengan anggota DPRD dapat terus terjalin secara rutin guna membahas berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan interaktif, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ajakan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan masyarakat yang sehat dan nyaman. (W9-jm)

*





