Bupati Tubaba Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Menuju Indonesia Emas 2045

TULANG BAWANG BARAT – Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Novriwan Jaya, menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Novriwan saat menghadiri kegiatan OREO Berbagi Seru yang berkolaborasi dengan Indonesia Mengajar di SDN 24 Tulang Bawang Tengah, Kamis (09/7).

Bacaan Lainnya

Menurut Novriwan, cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak cukup diwujudkan melalui slogan, tetapi membutuhkan langkah nyata dan konsisten, terutama dalam mempersiapkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Ia menyebut momentum bonus demografi pada 2045 harus dipersiapkan dengan baik agar dominasi penduduk usia produktif menjadi kekuatan bagi pembangunan nasional, bukan justru memunculkan persoalan sosial.

Karena itu, pendidikan dinilai tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Proses pendidikan juga harus mampu membentuk karakter, sikap, dan kepribadian peserta didik.

Novriwan menekankan pentingnya memahami perbedaan antara mengajar dan mendidik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan anak memahami pelajaran, tetapi juga dari bagaimana mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Tubaba telah mendorong penerapan lima pilar pendidikan berkarakter, yakni cinta kepada Tuhan dan sesama, disiplin, sopan santun, kemampuan bekerja sama, serta cinta tanah air dan peduli lingkungan.

Kelima nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan sosial.

Novriwan mencontohkan penerapan disiplin melalui kebiasaan sederhana di lingkungan sekolah, seperti menjaga kebersihan sebelum kegiatan belajar dimulai. Menurutnya, pembentukan karakter harus dilakukan melalui kebiasaan yang konsisten dan berkelanjutan.

Ia juga menilai Indonesia dapat belajar dari negara-negara maju, salah satunya Jepang, yang secara konsisten membangun karakter masyarakat melalui pendidikan sejak usia dini.

“Pembentukan karakter membutuhkan waktu panjang dan komitmen bersama. Sementara kemampuan akademik dapat ditingkatkan dalam waktu relatif singkat apabila didukung metode pembelajaran yang tepat,” ujarnya.

Selain pendidikan karakter, Pemkab Tubaba turut mendorong pengembangan potensi nonakademik peserta didik, khususnya di bidang olahraga.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan class meeting, kompetisi olahraga pelajar, serta pembentukan Kelas Khusus Olahraga (KKO) di tingkat sekolah menengah pertama. Pembinaan dirancang secara berjenjang mulai dari tingkat dasar hingga menengah untuk menjaring dan mengembangkan potensi atlet sejak dini.

Pemkab Tubaba juga berencana menggelar liga olahraga usia muda, seperti Liga Sepak Bola U-17 dan Liga Bola Voli U-17. Program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus menanamkan nilai sportivitas.

Menurut Novriwan, pengembangan olahraga tidak hanya bertujuan mengejar prestasi, tetapi juga dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk menjadikan olahraga sebagai salah satu bidang yang memiliki prospek di masa depan.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan karakter. Sinergi antara sekolah dan keluarga dinilai menjadi faktor penting agar pembentukan karakter anak dapat berlangsung secara konsisten, baik di lingkungan pendidikan maupun di rumah.

Melalui kegiatan OREO Berbagi Seru, Pemkab Tubaba juga menyambut positif kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi peserta didik, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai program kolaboratif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Pemkab Tubaba optimistis penguatan pendidikan karakter yang dibarengi pengembangan potensi akademik dan nonakademik dapat melahirkan generasi yang disiplin, berkarakter, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Tubaba dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. (***)

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *