
Bandarlampung, Warta9.com – Universitas Lampung (Unila) menggelar rapat tertutup pemilihan calon rektor di Ruang Sidang Utama Lantai 2 Gedung Rektorat Unila pada Kamis (29/10/2026).
Dari 48 anggota senat, sebanyak 47 orang hadir dan menggunakan hak suara untuk menyaring enam bakal calon rektor menjadi tiga nama yang akan dibawa ke tahap penilaian Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI.
Hasil pemilihan, bakal calon Rektor Universitas Lampung Dr. Budiyono, SH., MH dari Fakultas Hukum memperoleh suara senat tertinggi, yakni 22 suara. Diikuti Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D. dari FMIPA dengan memperoleh 15 suara dan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes dari Fakultas Kedokteran dengan memperoleh 7 suara.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum, menjelaskan, ketiga calon kemudian akan diajukan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI. Aturan main Pilrek Unila, para anggota Senat Unila memiliki 65 persen suara sedangkan 35 persen suara hak Kemdiktisaintek RI.
Dijadwalkan, Kemdiktisaintek RI akan menetapkan Rektor terpilih pada November-Desember 2026. Sedangkan penetapan dan pelantikan rektor terpilih, dijadwalkan 18 Januari 2027.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum., mengatakan panitia bersama Ketua Senat akan menyerahkan hasil pemilihan kepada Kemdiktisaintek. Selanjutnya, panitia menunggu jadwal pemungutan suara tahap akhir. “Setelah ini berkas akan diserahkan ke Kementerian dan kita akan menunggu jadwal untuk pemungutan suara tingkat akhir,” ujarnya.
Pada tahap akhir, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memiliki hak suara sebesar 35 persen, sedangkan suara senat memiliki bobot 65 persen sesuai mekanisme pemilihan yang berlaku.
Sementara itu, Budiyono yang memperoleh suara tertinggi, menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan besar untuk melanjutkan ke tahap akhir. “Alhamdulillah, atas hasil tahap pertama pemilihan Rektor Unila yang berjalan tertib. Saya mendapat suara 22, mudah‑mudahan saya benar‑benar ditakdirkan menjadi Rektor Unila untuk periode 2027‑2031,” ujarnya. (W9-jm)
*





