TULANG BAWANG BARAT – Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, mendampingi Ustaz Maulana dalam kegiatan pengajian akbar dan Haflatul Hidzaq Angkatan ke-8 di Pondok Tahfizh Qur’anic Center Panaragan Jaya, Kamis (9/7/2026).
Pengajian akbar tersebut berlangsung semarak dengan kehadiran masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, para santri, serta keluarga santri yang mengikuti rangkaian kegiatan.
Ustaz Maulana, penceramah asal Makassar, menyampaikan sejumlah pesan keagamaan sekaligus mengajak masyarakat untuk mendorong generasi muda mencintai dan menghafal Al-Qur’an.
“Ayo kita ajarkan anak-anak muda jadi penghafal Al-Qur’an, biar jadi tahfizh semua. Seperti santri-santri di Pondok Tahfizh Qur’anic Center di Tulang Bawang Barat ini,” ajaknya.
Ia juga mengajak masyarakat yang hadir untuk terus meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah mengapresiasi keberadaan Pondok Tahfizh Qur’anic Center yang dinilai konsisten dalam mencetak generasi Qur’ani melalui pendidikan dan pembinaan tahfizh Al-Qur’an.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati tahfizh yang hari ini mengikuti Haflatul Hidzaq Angkatan ke-8 di tahun 2026 ini. Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal untuk masa depan,” ujar Nadirsyah.
Ia berharap para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dapat menjadi teladan di tengah masyarakat serta mampu mengamalkan dan menyebarkan ilmu yang telah diperoleh di lingkungan masing-masing.
“Semoga para wisudawan dan wisudawati bisa menjadi teladan, menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat. Mampu membawa dan menyebarkan ilmu yang telah dipelajari di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Haflatul Hidzaq Angkatan ke-8 menjadi momentum pemberian apresiasi kepada para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sesuai target yang ditetapkan.
Selain prosesi wisuda tahfizh, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada santri berprestasi dan doa bersama. Acara sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pengelola pondok, santri, orang tua, tokoh agama, dan masyarakat. (***)
*




