BENGKULU SELATAN – Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin, mengajak generasi muda di Kabupaten Bengkulu Selatan untuk memanfaatkan Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 sebagai peluang meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul di sektor perkebunan kelapa sawit.
Melalui video yang disampaikan dan beredar di berbagai platform media sosial, Bupati menegaskan bahwa program tersebut merupakan kesempatan berharga bagi putra-putri daerah yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya pada bidang perkebunan, pertanian, dan industri kelapa sawit.
“Ini peluang besar bagi generasi muda Bengkulu Selatan. Jangan sampai kesempatan ini terlewat. Kita ingin anak-anak daerah mampu bersaing dan menjadi tenaga profesional di bidang sawit,” ujar Rifai Tajuddin, Jumat (05/6/2026).
Menurutnya, sektor kelapa sawit selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Bengkulu Selatan. Karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan wawasan yang memadai untuk menghadapi berbagai tantangan industri sawit di masa depan.
Ia menjelaskan, perkembangan sektor sawit saat ini menuntut kemampuan yang lebih baik dalam aspek produktivitas, pengelolaan berkelanjutan, hingga pemanfaatan teknologi modern. Melalui Program Beasiswa SDM Sawit 2026, generasi muda diharapkan dapat memperoleh pendidikan yang relevan sehingga mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Program tersebut memberikan dukungan pembiayaan pendidikan kepada peserta yang lolos seleksi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan penyelenggara. Oleh sebab itu, Bupati mengimbau para lulusan SMA/SMK sederajat agar mulai mempersiapkan diri sejak dini untuk mengikuti tahapan pendaftaran dan seleksi.
Selain mendorong para pelajar, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan juga berkomitmen memperluas penyebaran informasi terkait program tersebut melalui perangkat daerah terkait, sehingga seluruh masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan, memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses informasi.
“Kami ingin seluruh anak-anak Bengkulu Selatan mendapatkan kesempatan yang sama. Jangan sampai ada yang tertinggal hanya karena kurang informasi,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan para calon peserta untuk mempersiapkan dokumen administrasi yang dibutuhkan serta terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik sebagai bekal mengikuti proses seleksi.
Program Beasiswa SDM Sawit merupakan program pengembangan sumber daya manusia yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan kualitas SDM perkebunan melalui pendidikan tinggi vokasi maupun akademik.
Dengan semakin banyaknya putra-putri daerah yang memperoleh kesempatan pendidikan melalui program ini, diharapkan lahir generasi profesional yang mampu mendorong pengelolaan perkebunan sawit yang modern, produktif, dan berkelanjutan di Bengkulu Selatan.
Di akhir keterangannya, Bupati mengajak para orang tua untuk turut mendukung dan memotivasi anak-anak mereka agar berani memanfaatkan peluang tersebut.
“Mari kita bersama-sama mendukung generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Beasiswa SDM Sawit 2026 adalah salah satu peluang yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Program Beasiswa SDM Sawit 2026, dapat berkoordinasi langsung dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Bidang Perkebunan. (ADV)

*





