Amalia Nur Shabrina Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Medali Kejuaraan Polresta Boxing Championship

Bandarlampung, Warta9.comAmalia Nur Shabrina, mahasiswi Program Studi S1 Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus terbaik di Lampung, meraih perunggu pada Kejuaraan Polresta Boxing Championship, 13-15 Febuari 2026.

Kejuaraan Nasional Boxing Championship yang diselenggarakan Polresta Bandar Lampung dan ajang Fighter of PON Beladiri Lampung, 13-15 Februari 2025.

Bacaan Lainnya

Amalia mengatakan, menjadi juara boxing bukan hanya tentang berdiri paling akhir di atas ring, melainkan tentang membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan doa tidak pernah mengkhianati hasil.

Untuk diri sendiri, kata dia, kemenangan adalah bukti bahwa ia mampu melampaui batas. “Setiap latihan, setiap keringat, dan setiap rasa lelah adalah proses yang membentuk mental baja,” kata dia hari ini lewat pesan tertulis.

Seperti semangat juang petinju legendaris Muhammad Ali yang selalu percaya pada dirinya, bahkan sebelum dunia percaya padanya. “Aku juga harus yakin bahwa aku bisa,” kata Amalia.

Untuk Universitas Teknokrat Indonesia, kata dia, menjadi juara adalah bentuk kontribusi dan rasa bangga. “Saya ingin membawa nama kampus berdiri tinggi, membuktikan bahwa mahasiswa Teknokrat bukan hanya unggul di akademik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga.”

Dan untuk mahasiswa lainnya, kemenangan ini adalah pesan, tidak ada yang mustahil jika kita mau berjuang.

Jadikan keterbatasan sebagai motivasi, bukan alasan. Jika satu mahasiswa bisa meraih juara, yang lain pun pasti bisa.

”Saya bertanding bukan hanya untuk medali, melainkan untuk harga diri, kebanggaan, dan inspirasi. Saya bangga menjadi mahasiswa Teknokrat yang selalu mendukung setiap proses dan banyak fasilitas yang diberikan untuk menjadi mahasiswa berprestasi akademik dan nonakademik.”

Amalia mengatakan, juara bukan tujuan akhir. Juara adalah hasil dari konsistensi dan keyakinan yang tak pernah padam.

Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrulllah Yusuf, SE, MBA menyampaikan olahraga beladiri (seperti pencak silat, taekwondo, karate, judo, dll.) memiliki peran signifikan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang ditetapkan PBB.

Berbagai studi, kata Nasrullah, termasuk dari UNESCO, menyoroti beladiri sebagai alat efektif untuk pengembangan pemuda dan pemberdayaan masyarakat. (W9-jm)

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *