Teknokrat English Club Borong Juara ALSA National English Competitions

Mahasiswa UTI yang tergabung dalam Teknokrat English Club memborong Juara ALSA National English Competitions di UI. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Mahasiswa terbaik Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teknokrat English Club (TEC) Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Prestasi ini diraih dalam ajang bergengsi The 30th ALSA National English Competitions (ALSA E-Comp) yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 7–12 Mei 2026.

Kompetisi tahunan ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan menjadi salah satu ajang paling prestisius dalam bidang kemampuan Bahasa Inggris.

Bacaan Lainnya

Dalam kompetisi tersebut, delegasi Universitas Teknokrat Indonesia kampus terbaik di Lampung berhasil memborong juara dengan membawa pulang sejumlah penghargaan membanggakan di antaranya:
1. Juara 3 Newscasting diraih oleh Nurin Aqmarina (Sastra Inggris 2023)
2. Juara 2 Storytelling diraih oleh Angelica Christiani (Sistem Informasi 2025)
3. Juara 2 Speech diraih oleh Amaka Diana (Sistem Informasi 2025)
4. Top 10 Semifinalist Speech diraih oleh Retiko Wirayuga (Sastra Inggris 2025).

Pada cabang Newscasting, Universitas Teknokrat Indonesia berhasil meraih posisi ketiga setelah Universitas Sebelas Maret sebagai Juara 1 dan Universitas Diponegoro sebagai Juara 2.

Sementara itu, pada kategori Storytelling, Universitas Teknokrat Indonesia meraih Juara 2 di bawah Universitas Prasetiya Mulya dan unggul atas BINUS Malang yang berada di posisi ketiga.

Di kategori Speech, delegasi Universitas Teknokrat Indonesia berhasil meraih Juara 2 setelah Universitas Indonesia sebagai Juara 1 dan sekaligus mengungguli perwakilan lain dari Universitas Indonesia yang berada di posisi ketiga.

Prestasi tersebut diraih melalui proses persiapan yang panjang dan disiplin. Seluruh delegasi Teknokrat English Club (TEC) menjalani latihan intensif selama satu bulan penuh sebelum keberangkatan menuju kampus UI Depok Jawa Barat. Selama masa persiapan, para peserta ditempa melalui berbagai sesi latihan public speaking, penguatan pronunciation, articulation, body language, penguasaan panggung, hingga simulasi kompetisi yang dilakukan hampir setiap hari bersama tim pembimbing.

Memasuki dua minggu terakhir sebelum lomba, para delegasi mengikuti program karantina intensif yang difokuskan pada evaluasi performa, pembentukan mental kompetisi, penguatan materi, serta latihan endurance berbicara dalam Bahasa Inggris secara konsisten. Program karantina tersebut berlangsung dengan jadwal latihan ketat dari pagi hingga malam untuk memastikan seluruh peserta tampil maksimal.

Tidak hanya sampai di situ, setibanya di Depok, tim TEC tetap menjalani latihan intensif setiap hari menjelang perlombaan. Para peserta melakukan gladi bersih, evaluasi penampilan secara detail, latihan penguasaan panggung, hingga simulasi langsung di area kompetisi guna membangun rasa percaya diri dan adaptasi dengan atmosfer lomba nasional.

Prestasi ini tidak lepas dari peran dosen terbaik dan tim pembimbing yang terdiri atas Dina Amelia, M.Hum., Suprayogi, M.Hum., dan Alvi Rayhan Utami, M.Pd. yang secara intensif mendampingi para mahasiswa selama proses pelatihan dan persiapan kompetisi.

Pembimbing TEC, Suprayogi, M.Hum., mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan para mahasiswa yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat kompetitif tinggi dalam ajang nasional tersebut.
“Ajang ALSA E-Comp merupakan kompetisi yang sangat kompetitif karena diikuti oleh universitas-universitas terbaik di Indonesia. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknokrat memiliki kemampuan komunikasi Bahasa Inggris yang unggul serta mampu bersaing di tingkat nasional. Yang paling membanggakan adalah proses perjuangan mereka selama latihan. Mereka berlatih selama berminggu-minggu dengan disiplin luar biasa,” ujarnya.

Senada dengan Suprayogi, Dina Amelia, M.Hum., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras mahasiswa selama proses latihan yang berlangsung sangat intensif. “Kami sangat mengapresiasi perjuangan seluruh delegasi TEC. Mereka menjalani latihan selama satu bulan penuh, karantina intensif selama dua minggu terakhir, hingga tetap berlatih secara maksimal saat sudah berada di Depok. Semua proses itu membentuk mental juara dan kemampuan tampil yang matang,” katanya.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Mahathir Muhammad, SE., MM., turut memberikan apresiasi atas keberhasilan mahasiswa UKM Teknokrat English Club dalam kompetisi nasional tersebut.
“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong pengembangan soft skills mahasiswa, khususnya dalam bidang komunikasi internasional dan public speaking. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Mahathir.

Keberhasilan mahasiswa TEC dalam The 30th ALSA National English Competitions semakin memperkuat reputasi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus yang aktif mencetak mahasiswa berprestasi dalam bidang akademik maupun nonakademik, khususnya di bidang Bahasa Inggris dan kompetisi internasional.

Prestasi ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pengembangan pendidikan berkualitas dan peningkatan kompetensi generasi muda Indonesia di era globalisasi.

Prestasi yang diperoleh mahasiswa TEC Universitas Teknokrat sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan ke-4: Pendidikan Berkualitas.

Bagi lulusan SMA/SMK/MA jangan ragu segera mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa secara langsung ke bagian pendaftaran di kampus Universitas Teknokrat Indonesia maupun melalui pendaftaran online pada laman website yang telah disediakan spmb.teknokrat.ac.id. (W9-jm)

 

banner 728x90*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *